Juara Conference League, Jose Mourinho Catatkan Beberapa Rekor

BACA JUGA

Gamespool new banner 2

Football5Star.com, Indonesia – Jose Mourinho dan AS Roma menciptakan rekor tersendiri setelah mereka berhasil meraih trofi Europa Conference League dengan mengalahkan Feyenoord 1-0, (26/5/22). Khusus untuk Mourinho, dia membuktikan bahwa dirinya belum habis.

Gol dari Nicolo Zaniolo cukup untuk membuat Roma menjadi juara edisi perdana kompetisi Europa Conference League.

- Advertisement -

Ini adalah gelar pertama Roma sejak Coppa Italia pada 2008 dan juga trofi Eropa pertama mereka sepanjang sejarah.

Juara Conference League, Jose Mourinho Ciptakan Banyak Rekor (@Sporf)
@Sporf

Roma pernah memenangkan Piala Inter-Cities Fairs pada tahun 1961, namun kompetisi itu tidak diakui UEFA sebelum akhirnya diganti oleh Piala UEFA pada 1971 dan menjadi Liga Europa pada 2009.

- Advertisement -

Untuk Jose Mourinho, dia membentangkan kelima jarinya setelah peluit panjang dibunyikan. Ya, ini adalah final kompetisi Eropa kelima Mourinho sepanjang kariernya, dan dia berhasil memenangkan kelimanya.

Sebelumnya, The Special One meraih juara UEFA Cup 2003 dan Liga Champions 2004 bersama Porto, lalu Liga Champions bersama Inter pada 2010, dan Liga Europa dengan Manchester United pada 2017.

- Advertisement -

Hasil ini juga membuat Mourinho menjadi pelatih pertama yang memenangkan ketiga kasta kompetisi UEFA, dan menjadi pelatih pertama yang memenangkan kompetisi Eropa dengan empat klub yang berbeda.

Jose Mourinho: Ini Sangat Istimewa

Juara Conference League, Jose Mourinho Ciptakan Banyak Rekor 2 (@iF2is)
@iF2is

Mourinho mengatakan bahwa kemenangan ini sangat istimewa untuknya, sama seperti saat dia menang bersama Porto dan Inter.

“Hal hebat dalam karier saya adalah, selain Liga Europa bersama Manchester United, melakukannya bersama Porto, Inter, dan Roma sangat, sangat, sangat istimewa,” katanya seperti dilansir Football5Star.com dari Football Italia.

“Menang adalah satu hal ketika semua orang mengharapkannya, ketika Anda melakukan investasi untuk menang, tetapi menang adalah hal lain ketika sesuatu tetap abadi, itu terasa sangat istimewa.

“Saya memikirkan diri saya sendiri, tentu saja, tetapi di atas semua fans Roma yang dapat merayakan malam ini, menikmati diri mereka sendiri dan mengingat malam ini selamanya.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img