Pellegrini Kena Kartu Merah, Mourinho Minta AS Roma Ajukan Banding

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, meminta klubnya untuk mengajukan banding terhadap kartu merah Lorenzo Pellegrini di laga lawan Udinese. Kartu merah itu membuat Pellegrini harus absen di laga Derby della Capitale melawan Lazio akhir pekan ini.

- Advertisement -

Roma berhasil menang dengan skor 1-0 berkat gol dari Tammy Abraham, (24/9/21). Namun kemenangan itu memakan korban setelah Pellegrini terkena kartu kuning kedua pada menit ke-89.

AS Roma vs Udinese Lorenzo Pellegrini Kartu Merah, Abraham Jadi Pembeda (@ASRomaEN)
@ASRomaEN

Kapten Roma itu merupakan pemain terbaik tim sejauh ini dengan sudah mencatatkan 6 gol dan 2 assist dari 8 laga di semua kompetisi. Mourinho meminta klub ajukan banding untuk bisa membuat Pellegrini bermain lawan Lazio.

“Saya tidak tahu mekanisme hukum di sepak bola Italia, tetapi jika kami dapat mengajukan banding, maka kami harus mencoba,” ucap Mourinho seperti dikutip Football5Star.com dari DAZN.

Dia melanjutkan, “Saya memiliki banyak keraguan bahwa siapa pun dapat mengatakan bahwa itu adalah kartu kuning kedua yang pantas. Jika ada cara untuk menarik kartu ini, maka kami harus melakukannya dan mengizinkannya bermain pada hari Minggu.”

Jose Mourinho Merasa AS Roma Pantas Menang Lawan Udinese

Jose Mourinho Minta AS Roma Ajukan Banding Terhadap Kartu Merah Lorenzo Pellegrini (@ASRomaEN)
@ASRomaEN

Giallorossi berhasil menang 1-0, namun performa mereka terutama di babak kedua sangat tidak meyakinkan. Namun Mou merasa timnya punya lebih banyak peluang melawan tim yang bertahan dengan baik.

“Setelah kekalahan (lawan Hellas Verona), pertandingan berikutnya selalu lebih sulit pada level emosional. Saya pikir 35 menit pertama menunjukkan lebih banyak kualitas daripada yang kami miliki musim ini,” kata Mou.

“Kami berada dalam kendali penuh melawan tim yang sangat terorganisir dalam bertahan. Kami mencetak gol, memiliki lebih banyak peluang, semua transisi berjalan dengan baik dan pertandingan sudah di tangan.

“Setelah jeda, kami kehilangan kendali pertandingan, tapi tetap bermain sebagai tim. Di momen paling sulit dalam pertandingan, kami tetap bersatu, menutup ruang dan mendorong bola keluar ke zona yang tidak terlalu berbahaya. Itu adalah pertandingan yang sulit, tapi bagus.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img