Joshua Kimmich: Jerman Tidak Berkutik di Babak Pertama

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Kekalahan timnas Jerman dari Hungaria pada partai fase grup Nations League membuat Joshua Kimmich geram. Ia menilai Die Mannschaft tidak bisa segera bangkit ketika tertinggal satu gol.

Partai Jerman vs Hungaria di Red Bull Arena dinihari tadi berakhir dengan skor 0-1. Gol tunggal tim tamu diciptakan oleh penyerang veteran, Adam Szalai, ketika laga baru berjalan 17 menit.

- Advertisement -
Adam Szalai - Timnas Hungaria - Timnas Jerman - uefa. com 2
uefa.com

“Kami tidak mendistribusikan bola dengan cepat dan terlalu banyak melakukan kesalahan,” jelas Kimmich seperti dilansir Football5Star dari laman resmi UEFA.

“Target utama kami adalah menjadi juara grup Nations League. Tapi, kami sama sekali tidak menunjukkan keinginan menjadi juara grup di babak pertama. Kami tidak melakukan apa pun di babak pertama,” katanya menambahkan.

- Advertisement -
PERNYATAAN JOSHUA KIMMICH DIAMINI HANSI FLICK

Pelatih kepala Die Mannschaft, Hansi Flick, juga memiliki pandangan serupa dengan Kimmich. Pelatih berumur 57 tahun itu mengaku kaget karena anak asuhnya tidak menunjukkan gairah dan kepercayaan diri di babak pertama.

“Kekalahan ini benar-benar membuka mata saya. Tapi, kami lebih baik menelan kekalahan seperti ini di Nations League, ketimbang Piala Dunia,” ujar Flick kepada ZDF.

- Advertisement -
Joshua Kimmich - Timnas Jerman - Timnas Hungaria - uefa. com 2
uefa.com

“Kami tampil mengecewakan di babak pertama. Kami tidak tampil proaktif, tak percaya diri dan melakukan sangat banyak kesalahan mendasar. Kami tampil lebih baik di babak kedua, tapi tidak menciptakan peluang yang cukup,” imbuh Flick.

Kekalahan dari Hungaria membuat Die Mannschaft dipastikan tidak bisa melaju ke babak semifinal Nations League. Jerman saat ini menduduki posisi ketiga klasemen grup 3 dengan perolehan enam poin. Mereka tidak bisa menyamai perolehan 10 poin milik Hungaria karena fase grup Nations League hanya tinggal menyisakan satu laga.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img