Juventus Makin Terpuruk, Juan Cuadrado Bela Massimiliano Allegri

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Pemain Juventus, Juan Cuadrado, membela kinerja pelatihnya Massimiliano Allegri pasca kalah dari Maccabi Haifa 0-2, (11/10/22). Cuadrado mengatakan bahwa para pemain yang paling bertanggung jawab atas performa buruk Juve.

Juventus dipermalukan tim Israel, Maccabi Haifa 0-2 dan membuat peluang mereka lolos ke babak 16 besar Liga Champions menipis.

Juventus Dipermalukan Maccabi Haifa, Ini Penyebabnya Menurut Massimiliano Allegri (Football Italia)
Football Italia
- Advertisement -

Hasil ini juga membuat I Bianconeri hanya meraih 4 kemenangan dari 13 laga di semua kompetisi musim ini. Jelas ini membuat posisi Massimiliano Allegri terancam, namun Cuadrado membela eks pelatih AC Milan itu.

“Pelatih melakukan segalanya untuk membuat kami kembali ke jalurnya, kami semua adalah tim dan itu lebih merupakan kesalahan kami di lapangan,” kata Cuadrado seperti dilansir Football5Star.com dari Football Italia.

- Advertisement -

“Kami harus memberi lebih banyak, mulai dari yang lebih berpengalaman. Kami harus memiliki keyakinan pada diri kami sendiri sebagai tim dan keluarga. Kami telah keluar dari banyak situasi sulit sebelumnya dan saya pikir ini adalah kesempatan untuk melakukannya lagi.”

Juan Cuadrado: Selama Masih Ada Peluang, Kami Harus Percaya

Juan Cuadrado Bela Massimiliano Allegri (Antena 2)
Antena 2

Juve kini berada di posisi ketiga Grup H dengan tiga poin, berjarak lima poin dari Benfica dan Paris Saint-Germain yang berada di posisi pertama dan kedua.

- Advertisement -

Dua kemenangan di dua laga sisa melawan Benfica dan PSG bahkan belum cukup untuk membuat Juve lolos ke babak 16 besar, karena mereka harus bergantung kepada hasil di pertandingan lainnya. Tapi Cuadradp belum berhenti berharap.

“Ada risiko tereliminasi, tetapi kami bisa keluar dari situasi ini jika kami bersatu. Selama ada kesempatan, kami harus percaya sampai akhir, terus bekerja, memberikan 100 persen dan berharap segalanya berubah,” ujar pemain timnas Kolombia itu.

“Sayangnya, hal-hal ini terjadi dalam sepak bola. Kami harus mencoba membalik halaman secepat mungkin, fokus ke Serie A sekarang, karena kami hanya bisa keluar dari situasi ini jika kami bersatu.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img