Juergen Klopp Ingin Akhiri Rekor Buruknya di Naples

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, tak memiliki rekor yang bagus di Stadion San Paolo yang saat ini sudah berganti nama menjadi Stadion Diego Armando Maradona. Klopp bertekad untuk menghentikan rekor itu.

Klopp bertandang ke Naples tiga kali, dua kali bersama Liverpool pada 2018 dan 2019, dan bersama Borussia Dortmund pada 2013. Ketiganya, dia meraih kekalahan.

- Advertisement -

Dia akan kembali bermain melawan Napoli di Naples pada pekan pertama Liga Champions, Kamis dini hari (8/9/22) dan Klopp berniat untuk mengakhiri rekor itu.

Juergen Klopp - Liverpool - Premier League - The Sun
The Sun

“Kami tidak pernah menang di sini tetapi kami cukup sering lolos ke final Liga Champions setelah Napoli bersama kami dalam grup,” kata Klopp seperti dikutip Football5Star.com dari Football Italia.

- Advertisement -

“Mungkin dua kali, sekali dengan Dortmund. Saya orang yang terlambat berkembang, saya perlu lebih lama untuk mencapainya. Kami harus bermain lebih baik dari tiga pertandingan sebelumnya.

“Mereka (Napoli) adalah tim muda tetapi mereka semua bagus. Saya tidak 100 persen yakin tetapi saya pikir belum lama ini ada situasi gugup di sekitar Napoli ketika para pemain penting pergi, sekarang sudah beres lagi.

- Advertisement -

“Salah satu pemain yang selalu bertahan adalah (Piotr) Zielinski dan permainan Napoli bisa bergantung padanya.”

Juergen Klopp Soal Lini Tengah Timnya

Liverpool Dikalahkan RB Salzburg, Ini Dalih Juergen Klopp (This is Anfield)
This is Anfield

Thiago Alcantara sebelumnya menderita cedera dan Klopp mengatakan dia siap bermain. Tapi Jordan Henderson harus menepi cukup lama. Pelatih asal Jerman itu juga berbicara soal pemain barunya, Arthur.

“Thiago kembali berlatih, hari kedua hari ini, dia sudah siap. Untuk berapa lama, kita akan lihat. Hendo, hasil scan menunjukkan setelah jeda internasional dia akan kembali,” ucap Klopp.

“Arthur? Dia membutuhkan permainan dan pelatihan. Dia tidak dalam sesi latihan tim untuk sementara waktu. Bisakah dia bermain? Ya. Haruskah dia memainkan permainan penuh? Tidak.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img