Julian Nagelsmann Ragu Bisa Penuhi Kontraknya di Bayern

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari Julian Nagelsmann. Pelatih Bayern Munich itu ragu dapat memenuhi kontraknya yang berdurasi 5 musim.

Seperti diketahui, Nagelsmann diboyong dari RB Leipzig pada awal musim ini. Bayern mengeluarkan uang 25 juta euro untuk mendapatkan pelatih berumur 34 tahun tersebut. Dia pun lantas diikat kontrak hingga musim 2025-26.

- Advertisement -

Akan tetapi belum lagi usai menjalani satu musim kontraknya, Nagelsmann mengungkapkan keraguan. Dia menilai akan sangat sulit bertahan hingga 5 musim di Bayern. Hal itu diungkapkan dalam podcast milik Toni dan Felix Kroos.

Julian Nagelsmann tahu persis jarang pelatih yang bertahan lama di Bayern Munich.
Getty Images

Nagelsmann mendasarkan hal itu pada fakta masa lalu. “Sejarah membuktikan bahwa hampir mustahil melatih Bayern dalam waktu sangat lama,” ujar dia seperti dikutip Football5Star.com dari Sportbuzzer.

Faktanya memang demikian. Dalam 30 tahun terakhir saja, hanya Ottmar Hitzfeld yang mampu bertahan lama. Dia menangani Bayern dari 1998 hingga 2004. Kemudian, dia kembali pada medio musim 2006-07 hingga akhir 2007-08.

Julian Nagelsmann Ingin Tiru Sir Alex

Meskipun demikian, bukan berarti Julian Nagelsmann tak ingin memenuhi kontrak berdurasi 5 musim di Bayern Munich. Dia hanya menegaskan, hal itu akan sangat sulit karena setidaknya harus meniru jejak Sir Alex Ferguson di Manchester United.

“Ketika melihat betapa lama Sir Alex Ferguson melatih Manchester United, Anda bisa belajar banyak. Dia melakukan perubahan. Hampir seluruh skuatnya berubah setiap tiga atau empat tahun. Dia membawa banyak pemain baru di posisi kunci dan menjual banyak pemain juga,” urai Nagelsmann.

Konsistensi Sir Alex Ferguson melakukan peremajaan selama menangani Manchester United sangat dikagumi Julian Nagelsmann.
Getty Images

Bukan hanya soal perubahan skuat, Julian Nagelsmann juga menyoroti satu hal. Itu adalah kemampuan pelatih beradaptasi dengan perkembangan permainan sepak bola yang terus berubah seiring bergantinya zaman. Menurut dia, itu sangat penting untuk membuat para pemain tidak merasa jenuh.

Mengenai hal itu, Nagelsmann punya sebuah perumpamaan. “Itu sama saja dengan cinta. Anda harus terus-menerus berusaha membuat hubungan tetap menarik. Tak ada bedanya dengan hubungan antara pelatih dan pemain,” kata dia.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img