Julian Nagelsmann Bicara Soal Kemungkinan Melatih di Inggris

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Julian Nagelsmann, pelatih Bayern Munich, tak menyangkal keinginan berkiprah di luar negeri. Dia mengakui bahwa menapaki jejak Juergen Klopp dan Thomas Tuchel yang saat ini berkarier di Premier League akan jadi tantangan tersendiri. Namun, dia menegaskan hal itu bukanlah prioritasnya.

Seiring kiprahnya yang kian meroket bersama Bayern, Nagelsmann digadang-gadang sebagai pelatih yang akan menggebrak Premier League. Dia bahkan disebut-sebut sebagai sosok yang potensial menjadi penerus Pep Guardiola di Manchester City. Eks pelatih RB Leipzig itu pun tak menutup kemungkinan tersebut.

Julian Nagelsmann baru menjalani tahun pertama dari kontrak 5 tahun bersama bayern Munich.
Getty Images
- Advertisement -

“Bertualang ke luar negeri adalah hal yang menarik bagi saya dan keluarga dari perspektif mencicipi budaya lain,” urai Julian Nagelsmann dalam wawancara dengan The Times seperti dikutip Football5Star.com dari Manchester Evening News.

Akan tetapi, Nagelsmann menegaskan hal itu tak jadi ambisinya. Dalam pandangannya, tidak harus merantau untuk meraih reputasi apik. “Dari sudut pandang olahraga, saya tak harus meninggalkan Jerman karena saya senang di Bundesliga dan jadi pelatih klub terbesar di Jerman,” ujar dia.

Julian Nagelsmann Ingin Bertahan Lama di Bayern

Lebih lanjut, Julian Nagelsmann mengatakan, tak pada tempatnya berbicara soal kemungkinan menangani klub lain atau berkiprah di liga lain. Pasalnya, dia baru saja memulai kiprahnya bersama Bayern Munich. Dia pun tak sungkan mengungkapkan keinginan bertahan lama di Bayern.

- Advertisement -

“Saya baru saja memulai kontrak berdurasi lima tahun dengan Bayern Munich dan saya berharap dapat tinggal di sini selama bertahun-tahun. Soalnya, saya mencintai klub dan kota ini,” ucap dia. “Saya berharap menuai sukses sehingga klub akan memberi saya kontrak baru berdurasi 5 tahun lebih panjang.”

Julian Nagelsmann ingin meraih banyak trofi agar terus dipertahankan Bayern Munich.
Getty Images

Sosok yang merintis karier sebagai pelatih berkat dorongan Thomas Tuchel itu pun menandaskan, tak akan jadi masalah bila sepanjang karier hanya berkiprah di Jerman. Gagal mencicipi liga-liga besar di luar negeri tak akan jadi penyesalan dalam hidupnya.

- Advertisement -

“Pada akhirnya, jikapun tak menangani klub luar negeri dan berkiprah di luar negeri, saya masih bahagia. Saya tak perlu merantau untuk mendapatkan kebahagiaan,” kata pelatih yang langsung menarik perhatian saat dipercaya menangani TSG 1866 Hoffenheim pada awal 2016 itu.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img