Eks Timnas Italia: Bodoh kalau Juventus Mau Tukar Ronaldo dengan Icardi!

BACA JUGA

Gamespool new banner

Football5Star.com, Indonesia – Rumor soal masa depan Cristiano Ronaldo tak pernah berhenti bergulir. Belakangan, Juventus dikabarkan siap melakukan pertukaran dengan Paris Saint-Germain. Sang megabintang akan ditukar Mauro Icardi. Kabar itu langsung ditanggapi sinis oleh eks striker timnas Italia, Giuseppe Galderisi.

Bagi Galderisi, rumor pertukaran Ronaldo dengan Icardi adalah lelucon besar. Menurut dia, sangat bodoh bila Juventus mau melakukan hal itu. Pasalnya, kedua pemain itu tidak sebanding. Kerugian besar akan diderita I Bianconeri bila melepas Ronaldo dan mendapatkan Icardi.

Cristiano Ronaldo mencetak 40 gol pada musim lalu bagi Juventus di semua ajang.
juventus.com
- Advertisement -

“Icardi tak akan mencetak 40 gol untuk Anda,” kata Giuseppe Galderisi seperti dikutip Football5Star.com dari Tuttomercatoweb. “Tentu saja, pernyataan Ronaldo selalu mengundang keingintahuan. Namun, akan butuh waktu berbulan-bulan untuk memindahkan dia ke klub lain.”

Galderisi yakin Ronaldo masih sosok luar biasa yang akan punya kontribusi besar bagi I Bianconeri. Apalagi, mereka kini kembali ditangani Massimiliano Allegri. “Bersama (Maurizio) Sarri, memang ada masalah dalam mengintegrasikan dia ke dalam sistemnya. Sekarangg, Allegri tahu lingkungan dan para pemain dengan lebih baik,” ujar dia.

Ronaldo Baru Sekali Cetak 40 Gol bagi Juventus

Berdasarkan statistik beberapa musim terakhir, ketajaman Cristiano Ronaldo dan Mauro Icardi memang jauh berbeda. Dalam 3 musim bersama I Bianconeri, Ronaldo mencetak 101 gol dari 133 pertandingan. Sementara itu, Icardi membukukan 50 gol dari 99 pertandingan bersama PSG dan Inter Milan.

Akan tetapi, Ronaldo tidak selalu mencetak 40 gol. Bagi I Bianconeri, dia baru melakukan hal tersebut pada musim lalu. Sebelumnya, kapten timnas Portugal itu hanya mencetak 37 gol pada musim 2019-20. Bahkan, pada musim pertamanya bersama I Bianconeri, dia hanya mengemas 28 gol.

Mauro Icardi mengalami penurunan ketajaman sejak bergabung dengan Paris Saint-Germain.
lentrepreneur.co

Toh, penilaian Galderisi soal Icardi sesuai fakta. Sejak bermain di level tertinggi pada 2012-13 bersama Sampdoria, dia memang tak pernah mampu membukukan 40 gol dalam semusim. Torehan tertingginya hanya 29 gol. Itu dilakukan pada 2017-18 bersama Inter Milan.

Satu-satunya nilai plus dari Icardi adalah usianya yang baru 28 tahun. Dia 8 tahun lebih muda dari Ronaldo. Artinya, andai ketajamannya bisa dilipatgandakan, dia akan berguna untuk jangka panjang. Beda halnya dengan Ronaldo di Juventus yang kemungkinan hanya bisa diandalkan untuk 1 hingga 2 musim ke depan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

- Advertisement -

You Might also like

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img