K. Rajagopal Tangani Timnas Brunei Darussalam tanpa Jalani Laga

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Pengalaman unik didapatkan K. Ragagopal. Sabtu (22/1/2022), dia dinyatakan tak lagi jadi pelatih timnas Brunei Darussalam. Menariknya, pelatih asal Malaysia itu tak sempat sekali pun memjalani pertandingan bersama timnya selama setahun bertugas.

“Asosiasi Sepak Bola Brunei Darussalam (FABD) dan Datuk Rajagopal sepakat untuk berpisah pada akhir Januari 2022. Ini putusan sulit bagi FABD karena pelatih timnas telah menjalankan tugas dengan baik sejak Februari tahun lalu,” urai pernyataan resmi FABD seperti dikutip Football5Star.com dari laman resminya.

Laga terakhir timnas Brunei Darussalam adalah lawan Mongolia sebelum ditangani K. Rajagopal.
the-afc.com
- Advertisement -

Lebih lanjut, FABD menyebutkan alasan khusus memutus kontrak sang pelatih yang baru berjalan setahun. “Situasi pandemi COVID-19 yang merajalela telah membuat kedua pihak tak bisa menjalankan fungsinya dengan baik,” jelas FABD.

Pandemi COVID-19 memang menjadi sebab eks pelatih timnas Malaysia itu tak menjalani satu laga pun. Brunei Darussalam harus membatalkan rencana pertandingan internasional. Di antaranya, mereka harus menarik diri dari laga play-off Piala AFF 2020 melawan Timor Leste.

K. Rajagopal Pikul Harapan Besar

- Advertisement -

Kegagalan menjalani laga lawan Timor Leste membuat timnas Brunei Darussalam tak menjalani laga selama 2,5 tahun. Mereka kali terakhir tampil pada Juni 2019. Ketika itu, mereka dua kalo menghadapi Mongolia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.

FABD menaruh harapan besar ketika K. Rajagopal datang sebagai pelatih baru. “Kedatangan Datuk di Brunei Darussalam adalah titik awal untuk mengubah lanskap sepak bola negeri ini,” kata Presiden FABD Matusin Matasin seperti dikutip Borneo Bulettin.

K. Rajagopal memikul harapan besar saat didapuk sebagai pelatih timnas Brunei Darussalam.
the-fabd.com
- Advertisement -

Matusin lebih lanjut mengungkapkan harapan khusus FABD. “Peringkat ke-191 FIFA telah tertanam pada benak kami untuk sekian lama. Kami berharap kedatangan Rajagopal di Brunei Darussalam akan mengubah keadaan ini,” kata dia

Harapan tinggal harapan. Tanpa menjalani pertandingan karena kendala pandemi COVID-19, K. Rajagopal tak mampu mewujudkan harapan FABD. Pada akhirnya, kedua belah pihak pun sepakat berpisah meskipun masih tersisa kontrak setahun lagi.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img