Kabar Terbaru Faustino Asprilla, Pemain Nyentrik yang Jadi Penjual Kondom

BACA JUGA

dinasti
Kabar Terbaru Faustino Asprilla, Pemain Nyentrik yang Jadi Penjual Kondom 4

Football5Star.com, Indonesia – “Jika Anda ingin memberikan Ballon d’Or untuk hal di luar lapangan, penerimanya bukan Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi. Tino adalah nomor satu!” sebut legenda Argentina, Hernan Crespo. Faustino ‘Tino’ Asprilla memang dikenal karena perilaku nyentriknya baik di dalam maupun luar lapangan.

Asprilla mulai dikenal banyak orang saat pindah ke Parma dari Kolombia pada musim 1992-93. Bersama I Crociati, dia mencetak 40 gol dari 130 penampilan selama 4 musim. Tino juga membawa Parma memenangkan 3 trofi Eropa, Super Cup, Piala Uefa, dan Piala Winners.

- Advertisement -

Tapi pada musim 1995-96 dia tidak masuk ke dalam rencana dari pelatih Nevio Scala. Akhirnya pada Februari, dia dijual ke Newcastle United dengan harga 6,7 juta pounds.

Tua Bangka, Eks Parma Kirim Pesan Nakal kepada Bintang Film Dewasa
gettyimages.com

Pada saat Asprilla datang ke Newcastle, mereka sedang berada di puncak klasemen. Tapi The Magpies disalip oleh Manchester United dan gagal menjadi juara. Para fans banyak yang menyalahkan performa inkonsisten Asprilla sebagai salah satu penyebab menurunnya performa Newcastle.

- Advertisement -

Pada musim 1997-98, dengan dijualnya Les Ferdinand dan cederanya Alan Shearer, Asprilla menjadi pilihan utama di lini depan bersama pemain muda saat itu, John Dahl Tomasson. Performa terbaiknya terjadi pada saat Newcastle mengalahkan Barcelona 3-2 di Liga Champions, dia mencetak hatrrick pada laga itu.

Tapi Tino kembali ke Parma pada bursa transfer musim dingin. Sayang dia hanya menjadi pelapis pada saat itu walaupun klubnya berhasil memenangkan Coppa Italia dan UEFA Cup. Parma melepasnya pada tahun 1999 dan kariernya setelah itu hanya melalang buana ke berbagai klub di Amerika Selatan.

Perilakunya di luar lapangan

- Advertisement -

Karier sepak bola Faustino Asprilla banyak sekali diwarnai aksi konyol dari pemain asal Kolombia itu. Mantan rekannya di Parma, Fabio Cannavaro, menceritakan salah satunya.

“Saya ingat suatu hari, kapten Lorenzo Minotti, membagikan kertas berisikan daftar denda kepada para pemain yang melanggar peraturan internal tim. Tapi, ketika kertas itu diterima Asprilla, dia memakannya,” ucap Cannavaro kepada Sky Sports Italia.

Kabar Terbaru Faustino Asprilla, Pemain Nyentrik yang Jadi Penjual Kondom
Goal

Pada saat Parma berhasil mengalahkan Royal Antwerp di laga final Piala Winners 1993 di Wembley, Tino tak ikut serta. Alasannya? karena dia tak sengaja menginjak beling.

“Saat itu, ada bis yang menabrak mobil saya. Saya keluar dari mobil dan mendekati bis itu, tapi sang supir malah menutup pintu. Saya menendang pintu, tapi kaki saya terkena beling. Lalu sang supir berhasil kabur,” ucap Tino kepada FourFourTwo.

Pada akhir tahun 1993, La Stampa membocorkan bahwa anak dan istri Tino memutuskan untuk meninggalkan Italia dan kembali ke Kolombia. Alasannya diduga karena Tino selingkuh dengan artis porno.

Bukan hanya saat di Parma, pada saat pindah ke Newcastle, Asprilla menyangka bahwa kota yang berada di utara Inggris itu memiliki iklim hangat karena berada di tepi pantai. Tapi pada saat dia datang untuk pertama kalinya, Newcastle sedang dilanda badai salju.

“Saya melihat peta dan Newcastle berada di pinggir laut, apa yang seharusnya kupikirkan selain pantai dan tempat yang panas? Saya membayangkan ada kapal pesiar di pelabuhan dan dengan matahari!” kata Asprilla kepada FourFourTwo.

Kariernya setelah pensiun

Berbeda dengan pemain sepak bola lainnya yang biasanya memutuskan untuk menjadi pelatih atau pundit, Asprilla memilih untuk menjadi pengusaha kondom. Nama kondomnya ‘Tino Condones’.

Asprilla sebenarnya masih menjadi pundit di ESPN Kolombia. Tapi dia sering sekali mempromosikan kondomnya lewat sosial medianya.

“Saya pikir ini sebuah ide bagus. Produk ini kami harapkan akan diluncurkan dengan kampanye untuk mengurangi kehamilan yang tidak diinginkan di kalangan remaja,” kata Asprilla kepada La FM.

Baru-baru ini, Asprilla, mempromosikan kondomnya di tengah pandemi Covid-19 dan memberikan setengah harga supaya orang-orang tidak pergi keluar rumah.

“Di sini, di rumah, saya memiliki banyak kondom yang saya ingin Anda bantu gunakan, karena sangat sulit bagi saya untuk menggunakan semuanya. Saya akan melepasnya dengan setengah harga sehingga Anda dapat memiliki perlindungan di rumah,” tulis Asprilla pada Twitternya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img