Kabar Terbaru Francesco Coco, Pemain Tampan yang Gagal Penuhi Ekspektasi

BACA JUGA

dinasti
Kabar Terbaru Francesco Coco, Pemain Tampan yang Gagal Penuhi Ekspektasi 5

Football5Star.com, Indonesia – Jika membicarakan soal pesepak bola tampan, nama Francesco Coco pasti akan muncul dalam pembicaraan. Coco sempat jadi idola para wanita di era 90-an akhir dan 2000-an. Sayang kariernya tak memenuhi ekspektasi.

Coco merupakan pemain yang berposisi sebagai fullback atau wingback. Dia lebih cocok untuk di pasang di formasi 3 bek seperti 3-5-2 atau 3-4-3 karena lebih dia lebih sering membantu serangan. Coco naturalnya adalah pemain kaki kanan, tetapi dia bisa menggunakan dua kakinya secara baik. Itulah kenapa dia lebih sering dipasang di posisi kiri.

- Advertisement -

Francesco Coco datang dari akademi AC Milan dan digadang-gadang akan menjadi penerus Paolo Maldini. Dia memulai debutnya bersama tim utama pada musim 1995-96. Demi memberinya jam bermain, Milan meminjamkannya ke Vicenza pada musim 1997-98 dan ke Torino musim 1999-2000.

Kabar Terbaru Francesco Coco, Pemain Tampan yang Gagal Penuhi Ekspektasi
planetfootball

Coco baru bisa mulai dapat waktu bermain layak di AC Milan pada musim 2000-01, diaman dia bermain 30 kali di Serie A dan mencetak 2 gol dan 2 assist. Tapi di musim berikutnya sebuah kejutan terjadi ketika di pinjamkan ke Barcelona.

Di musim itu, Coco mampu bermain total 35 laga di semua kompetisi bersama Barca. Tapi sayang pada saat itu adalah salah satu musim terburuk Blaugrana ketika mereka hanya bisa finis di posisi keempat La Liga. Tapi performa Coco cukup untuk menarik minat pelatih Giovanni Trapattoni untuk memasukkannya ke skuat Italia di Piala Dunia 2002. Coco menjadi bek kiri utama saat itu.

Penurunan Karier

- Advertisement -

Tapi di tahun yang sama, Coco secara mengejutkan pindah ke rival sekota AC Milan, Inter, dengan ditukar oleh Clarence Seedorf. Di musim 2002-03, dia mampu bermain 31 kali di semua kompetisi. Tapi sayang setelah itu dia harus menderita cedera punggung parah. Usia dia pada saat itu masih 26 tahun.

- Advertisement -

Dalam dua tahun 2003-2005, Coco hanya bermain sebanyak 10 kali di semua kompetisi bersama Inter sebelum dia akhirnya dipinjamkan ke Livorno pada musim 2005-06.

Kabar Terbaru Francesco Coco, Pemain Tampan yang Gagal Penuhi Ekspektasi
inter-news

Pada Januari, 2007, Coco melakukan trial dengan Manchester City, tapi The Cityzens menolak memberi kontrak dengan alasan dia tak sesuai dengan rencana mereka. Tapi menurut media Inggris, alasan City tak menginginkannya karena dia ketahuan merokok.

Setelah masa pinjamannya habis bersama Torino di musim 2006-07, Coco memutuskan kontraknya bersama Inter dan memutuskan untuk pensiun dini di usia 30 tahun.

Kariernya Setelah Pensiun

Kabar Terbaru Francesco Coco, Pemain Tampan yang Gagal Penuhi Ekspektasi
Tumbral

Bermodalkan wajah tampan, tentu saja Coco memanfaatkan kelebihannya itu. Selepas pensiun, dia sempat bekerja sebagai aktor dan tampil di beberapa acara reality show seperti, L’Isola dei Famosi, dan Celebrity Love Island.

Tapi semakin lama, Coco semakin bosan, dia akhirnya melakukan usaha bisnis properti untuk menjadi agen perumahan. Coco juga sempat menulis buku berjudul Mio marito e un calciatore (Suami saya pemain sepak bola).

Saat ini Coco merambah dunia fesyen. Bersama ayahnya Antonio, mereka mempunyai toko dan brand pakaiannya sendiri bernama Urban 77. 2017 lalu dia sempat terlihat di Milan Fashion Week untuk memperkenalkan desain sepatu atas namanya sendiri.

[better-ads type=’banner’ banner=’156432′ ]

- Advertisement -
- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img