Kabar Terbaru Nurdin Halid, Ketum PSSI yang Memimpin dari Balik Jeruji

BACA JUGA

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) hari ini tepat berulang tahun ke-90. Selama berdiri, induk sepak bola Indonesia sudah dipimpin oleh 19 orang berbeda. Dan salah satunya adalah Nurdin Halid.

Nurdin Halid adalah ketua umum PSSI ke-13. Ia naik tahta pada 2003 silam menggantikan Agum Gumelar. Pria asal Makassar memimpin federasi selama delapan tahun.

- Advertisement -

Selama Nurdin memimpin, bukan prestasi yang ia wariskan. Justru berbagai kasus pribadi yang membuat kita akan selalu mengenang dirinya sebagai ketua umum PSSI.

nurdin halid-tribunnews
Tribunnews

Mulai dari kasus penyulundupan gula impor, korupsi distribusi minyak goreng, dan pelanggaran kepabeanan impor beras dari Vietnam, silih berganti menjerat Nurdin Halid selama memimpin federasi.

- Advertisement -

Puncak dari kasus yang menimpa politisi Partai Golkar terjadi Agustus 2005 silam. Dalam kasus impor beras, ia dinyatakan bersalah dan divonis hukuman penjara selama dua tahun enam bulan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Tidak puas ditahan sekali, dua tahun kemudian ia kembali dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi distribusi minyak goreng Bulog sebesar Rp 169 miliar. Saat itu ia divonis dua tahun penjara.

- Advertisement -

Dua kali mendekam dalam penjara, kedudukan Nurdin Halid sebagai orang nomor satu PSSI tak goyang. Bahkan selama berada di jeruji besi, ia tetap kokoh memimpin federasi. Hal ini pun menjadikan dirinya sebagai satu-satunya ketum PSSI yang masuk penjara.

Nurdin Halid bisa dibilang sebagai ketua umum yang tidak tahu malu. Bayangkan saja, setelah memimpin di balik jeruji besi, menolak desakan mundur dari FIFA, hingga mengubah statuta PSSI, ia dengan percaya diri mengajukan diri untuk kembali memimpin federasi setelah keluar dari penjara 2011 lalu. Beruntung, namanya dicekal oleh FIFA saat itu.

Kabar Terbaru Nurdin Halid

Setelah lengser sebagai ketum PSSI, nama Nurdin Halid hampir tidak terdengar lagi di sepak bola nasional. Ia lebih sering menyibukkan dirinya sebagai politisi dan kader Partai Golkar.

Sejak 1999 dirinya sudah menjadi anggota DPR RI di komisi V. Setelah tak lagi menjabat sebagai anggota dewan, pria kelahiran 17 November 1958 itu aktif di DPP Partai Golkar dan dikenal sebagai loyalis Aburizal Bakrie.

Dua tahun lalu, ia ikut dalam kontestasi pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan. Namun, Nurdin kalah telak di sana.

nurdin halid-republika
Republika

Kendati masih bekerja di DPP Golkar, Nurdin secara perlahan meninggalkan politik praktis. Setelah meletakkan jabatannya sebagai Pelaksana Ketua DPD I Golkar wilayah Sulawesi Selatan November 2019 lalu, ia kembali mengabdi di dunia koperasi dengan menjadi Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).

Nama Nurdin Halid memang tak bisa dipisahkan dari Koperasi. Bahkan dalam buku biografinya berjudul “H.A.M Nurdin Halid di Timur Matahari: Langkah Besar Anak Guru” ia mengakui dirinya sebagai praktisi koperasi, bukan politisi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img