Kabar Terbaru Timo Hildebrand, Pemilik Rekor Clean Sheet di Bundesliga

BACA JUGA

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Jerman selalu memiliki kiper hebat dari masa ke masa. Dari Sepp Maier, Toni Schumacher, Bodo Illgner, Andreas Koepke, Oliver Kahn, Jens Lehmann, hingga Manuel Neuer saat ini. Namun, di kancah Bundesliga, mereka tak dapat menandingi Timo Hildebrand dalam satu hal.

Hingga saat ini, Hildebrand masih memegang rekor clean sheet terlama di Bundesliga. Pada 2003, dia membuat gawang VfB Stuttgart tak kebobolan selama 885 menit. Dia unggul atas Kahn yang clean sheet dalam 802 menit.

- Advertisement -

Pada awal Maret lalu, nama Hildebrand kembali mengemuka. Itu karena rekornya diancam Koen Casteels. Namun, pada akhirnya, kiper VfL Wolfsburg itu gagal. Dia hanya mampu menjaga gawangnya tak kebobolan dalam 674 menit.

Saat itu, Hildebrand sudah rela bila Casteels memecahkan rekornya. “Saya sama sekali tak keberatan karena rekor itu tidak benar-benar berarti bagi saya. Meskipun begitu, tetap menyenangkan rekor itu bertahan demikian lama. Namun, rekor ada untuk dipatahkan,” urai dia seperti dikutip Football5Star.com dari Sportbuzzer.

- Advertisement -

Selain oleh rekornya, Hildebrand juga dikenal karena jadi bagian dari kejutan besar Stuttgart pada musim 2006-07. Ketika itu, di bawah asuhan Armin Veh, Die Schwaben secara tak terduga mampu menjadi juara Bundesliga.

Gelar itu jadi puncak karier Hildebrand. Setelah itu, kariernya menukik. Kepindahan ke Valencia pada 2007-08 tak berbuah manis. Dia pun gagal bangkit saat membela Sporting CP, FC Schalke 04, dan Eintracht Frankfurt. Pada akhirnya, dia pensiun pada Januari 2015.

Hildebrand Perhatikan kesehatan

- Advertisement -

Tak mampu memenuhi ekspektasi besar dalam kariernya, Timo Hildebrand tak kecewa. Dia sepenuhnya mensyukuri semua jejak yang telah dibuatnya. Dia mengaku telah menemukan kenikmatan selama berkiprah di lapangan hijau.

“Saya bermain lebih dari 300 pertandingan dan mampu merasakan Piala Dunia 2006. Bermain di level tertinggi dalam waktu lama membuat saya bangga dan betul-betul senang,” ujar Hildebrand kepada Torwart.de.

Satu hal yang kemudian jadi prioritas pria yang akan berulang tahun ke-41 pada 5 April mendatang itu adalah kesehatan. Menjadi vegan dan menekuni yoga jadi pilihannya. Dia menilai kedua hal itu membuat tubuhnya lebih baik dan sehat.

Timo Hildebrand menekuni yoga demi hidup lebih sehat.
sportscheck.com

“Setelah operasi pinggul pada 2015, saya mencari cara untuk kembali jadi lebih baik. Saya juga ingin melakukan sesuatu untuk membawa diri saya pada keseimbangan. Dari situlah saya mencoba yoga dan itu berhasil. Yoga membantu saya merasa lebih baik dan hidup tanpa kesakitan,” urai Hildebrand kepada Yogadude.

Sementara itu, soal menjadi vegan, kiper ketiga timnas Jerman di Piala Dunia 2006 itu kepada ISPO mengungkapkan, “Sayang sekali saya baru tahu soal ini beberapa saat sebelum pensiun. Pemicunya tentu soal kesehatan. Saya ingin tubuh saya terasa lebih sehat lagi.”

Restoran Vegan dan Lisensi Pelatih

Timo Hildebrand membuka restoran vegan Vhy bersama dua rekannya.
stuttgarter-nachrichten.de

Untuk hal yang satu ini, Timo Hildebrand ternyata lebih serius. Bukan hanya jadi bagian dari komunitas vegan, dia terjun pada bisnisnya. “Ini lantas jadi jalan hidup dan saya sangat yakin jalan ini akan diikuti oleh lebih banyak orang. Saya bahkan berinvestasi di Veganz (perusahaan bahan makanan untuk kaum vegan),” kata dia.

Pada awal tahun ini, tepatnya medio Januari lalu, Hildebrand membuat gebrakan baru. Di tengah pandemi COVID-19, dia secara berani membuka restoran khusus vegan di Reinsburgstrasse, Stuttgrat. Restoran itu diberi nama Vhy!. Dia menggandeng seniman Tim Bengel dan Chef Christian Weber.

Tujuan Hildebrand membuka restoran itu hanya satu. Dia ingin lebih memasyarakatkan lagi gaya hidup tanpa konsumsi daging sama sekali. Caranya dengan menyajikan hidangan-hidangan yang tak kalah lezat dari menu berbahan dasar daging.

“Pendekatan kami berbeda. Kami ingin meyakinkan orang-orang dengan rasa,” urai Hildebrand. “Saya ingin orang-orang makan di tempat kami karena itu luar biasa dan rasanya enak.”

Dia menambahkan, “Pengalaman saya, orang menunjukkan sikap defensif ketika diberitahu apa yang harus dimakan. Kami ingin mengejutkan orang-orang dengan begitu beragam, lezat, dan bergizinya sayur-mayur. Itulah cara kami.”

Lalu, apakah bisnis vegan akan sepenuhnya jadi jalan hidup Timo Hildebrand? Tak ada yang tahu. Kembali ke sepak bola bukan hal yang mustahil karena dia juga sudah memiliki lisensi kepelatihan. Saat pensiun, dia sudah mengantongi lisensi pertamanya atas dorongan beberapa kolega.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img