Kai Havertz, 2017 Gagal Main karena Ujian, 2021 Juara

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Kai Havertz jadi penentu trofi Liga Champions kedua Chelsea. Gol semata wayangnya sukses mengalahkan Manchester City di final yang berlangsung di stadion Do Dragao, Minggu (30/5/2021) dinihari WIB.

- Advertisement -

Dimainkan sebagai starter oleh Thomas Tuchel, Kai Havertz tampil apik. Setelah mendapatkan beberapa peluang dia akhirnya mencetak gol saat babak pertama menyisakan tiga menit lagi.

Lolos dari jebakan offside, penggawa timnas Jerman dengan mudah melewati Ederson Moraes. Kendati sisa laga tampil dalam intensitas tinggi, tidak ada lagi gol tambahan yang tercipta.

Sosok Havertz kemudian jadi fenomena. Bukan hanya soal keberhasilannya mencetak gol di final, tapi bagaimana ia melalui karier di kancah internasional.

Ketika masih memperkuat Bayer Leverkusen 2017 lalu, Havertz sempat mengejutkan jagat sepak bola. Baru berusia 17 tahun namanya sudah masuk dalam skuat Liga Champions Leverkusen.

Sayang, ada kalanya dia tidak dibawa Leverkusen. Uniknya, bukan soal cedera atau ketegangan dengan pelatih yang membuat namanya tidak dibawa.

Melainkan keharusannya untuk mengikuti ujian sekolah. Ya, hari pertandingan melawan Atletico Madrid bertepatan dengan waktunya mengikuti ujian di sekolahnya.

Empat tahun berselang, setelah lulus sekolah dan pergi dari Bayer Leverkusen ke Chelsea, Kai Havertz mencetak gol di final dan mengangkat Si Kuping Besar.

Gol pemain 21 tahun sekaligus memunculkan sejarah baru. Di jadi pemain Jerman pertama yang cetak gol penentu di final Liga Champions setelah Felix Magath 1983 silam.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

- Advertisement -

You Might also like

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img