Kalau Liga 1 2020 Berhenti, Bagaimana Kontrak LIB dengan Pemegang Hak Siar?

BACA JUGA

Banner LFS Baru

Football5Star.com – Andai Liga 1 2020 berhenti, tentu yang jadi pernyataan adalah kontrak PT Liga Indonesia Baru (LIB) dengan pemegang hak siar. Tapi, Surya Citra Media (SCM) sebagai pemegang saham mengaku semuanya sudah diatur dalam kontrak.

Seperti diketahui, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menunda Liga 1 dan Liga 2 hingga 29 Mei 2020. Mereka menetapkan status force majeure pada periode Maret-Juni. Hal itu buntut kian meningkatnya kasus pasien positif COVID-19 di Indonesia.

- Advertisement -

Kompetisi akan dihentikan andai pemerintah melanjutkan status darurat bencana. Tentu, pemegang hak siar berharap virus corona segera berakhir dan kompetisi kembali berjalan seperti yang direncanakan.

Kalau Liga 1 2020 Berhenti, Bagaimana Kontrak LIB dengan Hak Siar?
Indra/F5S

“Kami terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan LIB dan PSSI kapan Liga 1 akan dilanjutkan. Tapi, bisa jadi penyelenggaraannya menyebrang ke tahun berikutnya. Kami akan terus mendukung dan bekerja sama,” bilang Dirut Programing SCM, Harsiwi Achmad, kepada Football5Star.com.

Lantas, bagaamana soal kontrak kerja sama? Harsiwi menyebut kalau semuanya sudah diatur dalam kontrak termasuk andai Liga 1 2020 berhenti karena kondisi kahar. Menurutnya memang ada klausul-klausul dalam kontrak yang sudah disusun sebelum kerja sama dilanjutkan.

“Dari sisi kontrak tidak ada masalah karena pandemik adalah keadaan force majeure. Keadaan force majeure sudah diatur dalam setiap kontrak,” tutup dia.

Sebelumnya, suara Liga 1 2020 agar berhenti saja jua diusulkan Persita Tangerang dan Madura United. mendorong PSSI dan LIB memberhentikan kompetisi. Mereka menyebut kalau sebaiknya semua fokus dalam penanggulangan virus corona dan memulai kembali musim depan.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

- Advertisement -

You Might also like

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img