Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pekerjaan Utama Wasit di Luar Sepak Bola

BACA JUGA

Banner LFS Baru

Football5star.com, Indonesia – Siapa sangka jika wasit di dunia sepak bola selama ini merupakan profesi sampingan. Ya, kendati berlabel profesional dan diakui FIFA, mereka tidak sepenuhnya menggantungkan hidup dari peluit yang dibunyikan.

Dalam sepak bola, kehadiran wasit wajib hukumnya. Mereka lah yang akan menentukan jalannya pertandingan. Dan tugas mereka pula yang paling berat, karena salah sedikit saja, amukan dari pemain dan fan sudah menunggu mereka.

- Advertisement -

Di balik ketegasan para pengadil di lapangan, mereka ternyata punya pekerjaan utama yang sejatinya tidak berhubungan dengan sepak bola. Untuk itu, Football5star sudah merangkum lima pekerjaan utama wasit ketika sedang tidak bertugas di lapangan hijau:

  • Antonio Damato
antonio damato
Getty Images

Italia selama ini dikenal sebagai negara yang memproduksi wasit-wasit terbaik di dunia. Dulu kita mengenal nama Pierluigi Collina, Taglianfento, hingga Nicola Rizzoli. Kini, tongkat estafet wasit di Negeri Pizza dijalankan oleh Antonio Damato.

Mengawali karier pada 2001 silam, Antonio Damato sudah terlibat dalam 338 pertandingan. Dia dianggap sebagai salah satu wasit paling adil di Italia karena kerap mengeluarkan keputusan-keputusan yang tepat.

Dibalik ketegasannya itu, Damato ternyata berprofesi asli sebagai pengacara. Sudah banyak pula kasus-kasus yang ia tangani, termasuk kasus narkoba dan juga korupsi di Italia. Tegas di lapangan, pengadil 47 tahun juga dikenal tak kenal takut di meja hijau. Tak ayal, profesinya ini membuat banyak pemain tak berani membantah keputusannya.

  • Cuneyt Cakir
Laga kandang terakhir tim asuhan Pep Guardiola yang diwasiti Cuneyt Cakir adalah Bayern Munich vs Atletico Madrid.
24sata.hr

Satu-satunya wasit asal Turki yang paling disegani adalah Cuneyt Cakir. Namanya mulai diperhitungkan ketika memimpin pertandingan Liga Champions antara Manchester United vs Real Madrid 2012 lalu.

Setelah keputusannya yang mengkartu merah Luis Nani saat itu, nama Cuneyt Cakir langsung mencuri perhatian. Ia pun selalu diandalkan UEFA dan FIFA di turnamen-turnamen besar seperti Piala Eropa, Piala Dunia, hingga memimpin final Liga Champions 2015 lalu.

Tapi, tahu kah kalian apa pekerjaan utama Cakir? Dia ternyata seorang agen asuransi. Pekerjaan ini sudah dibangun sejak 20 tahun lalu. Ya, sebelum dia memulai karier sebagai wasit. Terbilang unik memang, mengingat perangai Cakir yang pendiam dan tegas di lapangan berbanding terbalik dengan sikap ceria dan murah senyum yang harus ditunjukkan seorang agen asuransi pada umumnya.

  • Bibiana Steinhaus
Gara-gara dipimpin perempuan wasit Bibiana Steinhaus, laga Augsburg vs Bayern batal tayang di Iran.
@iMiaSanMia

Di sepak bola, Bibiana Steinhaus adalah seorang legenda. Ia jadi wasit perempuan pertama yang memimpin pertandingan di kasta tertinggi sepak bola pria. Memulai karier sejak 2003 silam, ia kini sudah memimpin 19 laga di Bundesliga 1.

Salah satu pertandingan sengit yang ia pimpin adalah saat Mainz menjamu RB Leipzig Mei lalu. Tim tamu yang sudah unggul 3-1 hingga menit ke-83 harus puas berbagi angka 3-3 setelah tuan rumah menyamakan kedudukan di menit terakhir pertandingan.

Kendati seorang perempuan, Bibiana Steinhaus sangat disegani oleh para pemain. Hampir tidak ada yang berani protes berlebihan padanya. Faktor ini mungkin juga disebabkan oleh prfoesi utamanya yang merupakan polisi Jerman.

  • Agus Fauzan Arifin
agus fauzan arifin-bobotoh id
bobotoh.id

Wasit yang memiiliki profesi utama di bidang lain tidak hanya ada di Eropa saja. Di Indonesia, ada juga wasit seperti itu. Dia adalah Agus Fauzan Arifin. Ia Mengawali karier wasitnya pada 2016 lalu di ajang Torabika Soccer Championship (TSC).

Sejak saat itu, Agus Fauzan Arifin terus dipercaya PSSI untuk memimpin pertandingan di kompetisi resmi seperti Liga 2 maupun Liga 1.  Walau di Indonesia wasit masih suka dianggap kurang kompeten, Agus Fauzan tetap menjaga integritasnya sebagai wasit yang adil memimpin pertandingan.

Apalagi profesinya adalah prajurit TNI Angkatan Udara. Pria berpangkat Praka mengaku bahwa sepak bola memang hobinya. Bahkan ia dulu nyaris menjadi pesepak bola. Namun, akhirnya wasit menjadi jalan lain Agus untuk tetap berkontribusi di dunia si kulit bundar.

  • Mike Dean
mike dean, eric dier, tottenham hotspur, derby london utara
zimbio

Inggris juga dikenal sebagai negara yang memiliki banyak wasit jempolan. Namun, belakangan kapabilitas mereka mulai diragukan karena kerap melakukan kesalahan-kesalahan fatal. Penggunaan VAR di Premier League musim ini juga menambah buruk citra wasit di Inggris.

Salah satu wasit yang ikut menjadi sorotan adalah Mike Dean. Tapi terlepas dari itu semua, ia punya cerita menarik di balik perjalanannya sebelum menjadi pengadil terkenal. Dirinya pernah menekuni profesi sebagai pekerja di pabrik ayam.

Selama 15 tahun Mike Dean bekerja di pabrik ayam tersebut. Wasit yang sudah memimpin lebih dari 500 pertandingan ini berkisah bahwa dia harus bangun pukul 5 pagi untuk bekerja. Rutinitas itu dijalankan selama Dean masih menjadi wasit di sepak bola kasta bawah Inggris.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img