Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Hebat yang Tidak Pernah Membela Timnasnya

BACA JUGA

terassd
Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Hebat yang Tidak Pernah Membela Timnasnya 7

Football5Star.com, Indonesia – Pemain yang bersinar bersama klubnya biasanya pasti akan dipanggil untuk memperkuat timnas atau negaranya. Tapi tidak dengan pemain-pemain ini.

Banyak alasan kenapa pemain-pemain itu tidak dipanggil. Entah karena tidak cocok dengan taktik pelatih timnasnya, banyaknya pemain yang lebih bagus darinya, atau melakukan hal yang kontroversial. Berikut daftar pesepak bola hebat yang tidak pernah memperkuat timnas.

Aymeric Laporte (Prancis)

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Hebat yang Tidak Pernah Membela Timnasnya
Bleacher Report
- Advertisement -

Laporte merupakan salah satu bek termahal di dunia saat ini. Manchester City membelinya dari Athletic Bolbao dengan harga 57 juta pounds, dan dia selalu menjadi andalan Pep Guardiola di lini belakang The Cityzens. Dia bahkan masuk ke dalam PFA Team Of The Year musim 2018-19.

Dia sebenarnya sempat dipanggil pada bulan Agustus untuk melakoni kualifikasi Euro 2020 bersama Prancis, tetapi sayangnya dia menderita cedera lutut. Tapi toh, panggilan timnas Laporte juga dinilai cukup telat karena dia sudah menjadi pilar utama City sejak 2018.

Steve Bruce (Inggris)

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Hebat yang Tidak Pernah Membela Timnasnya
Pinterest
- Advertisement -

Legenda dan mantan kapten Manchester United, Steve Bruce, memenangkan total 12 gelar bersama The Red Devils. Tapi dia tidak pernah sekalipun memperkuat timnas Inggris. Dia sebenarnya pernah sekali memperkuat The Three Lions, tapi itu adalah tim Inggris B.

Alasan pastinya pun tidak diketahui. Yang pasti Bruce memang bisa dibilang telat untuk bersinar di karier klubnya. Dia baru bermain di klub besar (Manchester United) saat usianya 27. Dan dia baru bersinar di usia 31 saat berduet dengan Garry Pallister dan memenangkan Piala Winners.

Paolo Di Canio (Italia)

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Hebat yang Tidak Pernah Membela Timnasnya
The Sun
- Advertisement -

Sama seperti Steve Bruce, Di Canio sebenarnya pernah memperkuat Italia, tapi itu adalah Italia B. Di Canio memulai kariernya dari Lazio, lalu ke Juventus, dan ke AC Milan. Tapi kariernya dia mulai benar-benar bersinar saat memperkuat West Ham United.

Alasan karena dia tidak pernah dipanggil timnas Italia, karena pandangan politiknya. Di Canio merupakan seorang fasisme dan pendukung diktator Benito Mussolini. Dia pernah menggunakan Roman Salute saat dia memperkuat Lazio. Dia bahkan pernah dipecat dari pekerjaan pundit di Sky Sports Italia karena memperlihatkan tato ‘DUX’ yang berarti Il Duce suatu bentuk dukungan kepada Benito Mussolini.

Gabi (Spanyol)

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Hebat yang Tidak Pernah Membela Timnasnya
Bleacher Report

Gabi dijuluki eterno capitan atau kapten abadi oleh fans Atletico Madrid. Walaupun performa Gabi bisa dibilang cukup telat untuk bersinar. Saat Euro 2008, 2012 dan Piala Dunia 2010, tidak ada harapan bagi Gabi karena saat itu lini tengah timnas Spanyol diisi oleh Xavi, Iniesta, Cesc Fabregas, Sergio Busquets dll. Dia baru benar-benar dipandang setelah era Diego Simeone.

Banyak yang bilang bahwa dia seharusnya dipanggil ke Piala Dunia 2014, karena performanya yang bisa membawa Los Rojiblancos juara La Liga dan runner-up Liga Champions. Tapi pelatih Vicente Del Bosque masih memanggil nama-nama lama dan lebih memilih Koke dari Atletico karena usianya yang jauh lebih muda.

Stefan Klos (Jerman)

Kamu Pasti Gak Tahu! 5 Pemain Hebat yang Tidak Pernah Membela Timnasnya
Daily Record

Stefan Klos merupakan salah satu kiper terbaik pada masanya. Dia menjadi kiper utama Borussia Dortmund sejak 1990-1998. Dia memenangkan 4 gelar, 2 Bundesliga, 1 Liga Champions, dan 1 Piala Interkontinental. Bahkan setelah pindah ke Rangers di tahun 1998 dia masih menjadi kiper utama dan memenangkan 8 gelar domestik.

Tapi di timnas Jerman, dia harus bersaing dengan tiga kiper. Bodo Illgner yang merupakan kiper utama Jerman saat menang Piala Dunia 1990. Andreas Kopke, kiper terbaik Eropa 1996 dan pemenang Euro 1996. Saat kedua kiper itu sudah termakan usia. Jerman malah menemukan kiper baru bernama Oliver Kahn.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img