Tak Cuma Marko Simic di Persija, Banyak Pemain Lokal yang Tuntut Hal Serupa

BACA JUGA

Gamespool new banner 2

Football5Star.com, Indonesia – Sebenarnya, permasalahan Marko Simic di Persija Jakarta bukan satu-satunya yang terjadi imbas Liga 1 2020 berhenti di tengah jalan. Bahkan bukan cuma asing, pemain lokal pun sempat menuntut hal serupa.

Seperti diketahui, awalnya Marko Simic memang secara mengejutkan mengklaim tak dibayar oleh eks timnya selama setahun. Sehari berselang, gantian Persija Jakarta yang buka suara. Mereka dengan tegas membantah semua tuduhan itu dan bilang sudah membayarkan gaji sesuai Surat Keputusan (SK) PSSI bernomor SKEP/69/XI/2020.

Tak Cuma Marko Simic di Persija, Banyak Pemain Lokal yang Tuntut Hal Serupa
- Advertisement -

Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) menyebut kalau sengketa gaji antara pemain dengan klub imbas SK PSSI itu banyak terjadi. Legal APPI, Riza Hufaida menyebut sebenarnya ada banyak kasus lainnya yang tidak terekspos, tak cuma Marko Simic, atau Alex Goncalves.

“Pemain lokal banyak juga yang tidak puas saat klub memotong secara sepihak membayar gaji 10-25 persen. Mereka melaporkan ke APPI, lalu APPI somasi ke klub. Saat tidak ketemu, maka berlanjut ke NDRC,” ungkap Riza saat berdiskusi dengan PSSI Pers di Twitter.

Presiden Brasil Bereaksi Usai Alex Goncalves Cabut dari Indonesia
- Advertisement -

“Banyak kasus yang terjadi terkait SK PSSI. Bukan cuma pemain asing, pemain lokal juga banyak yang melakukan seperti Alex. Jalurnya beda, kalau lokal ke NDRC,” sambung dia.

Marko Simic Bisa Jadi Pemantik

Bisa saja, kasus striker asal Kroasia itu jadi pemantik bagi pemain-pemain lain untuk turut bersuara. Tapi Riza berharap kalau pemain menyelesaikan dahulu kepada klubnya.

Madura United vs Persija Jakarta, Liga 1, Marko Simic - Twitter @persija_jkt
- Advertisement -

“Kami di APPI selalu meminta pemain untuk menyelesaikan dulu dengan klub. Siapa tahu lapor ke manajer jadi ada titik temu. Kalau tak ada, kami kirim surat, tapi konfirmasi dulu. Bukan langsung kasih somasi. Ada yang menjawab, tapi banyak juga yang nggak menjawab,” tutup dia.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img