Kasus Pengaturan Skor Jangan Terhenti pada Pemain Saja

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Kasus pengaturan skor yang kini sedang jadi perbincangan, diharap tak cuma berhenti kepada pemain. Harus ada penyelesaian tuntas, termasuk menguak dalang dalam praktik curang tersebut.

- Advertisement -

Seperti diberitakan, kompetisi sepak bola Indonesia, khususnya Liga 2 belakangan disorot. Hal itu setelah adanya pengakuan bos Perserang Serang, Babay Karnawi, yang menyebut pelatih dan lima pemainnya diduga melakukan praktek tersebut.

Sanksi Pelaku Pengaturan Skor Lebih Ringan, Begini Kata Komdis PSSI
IG Perserang

Komdis PSSI pun akhirnya memberikan hukuman kepada para terduga pelaku. Mereka memberikan hukuman berat kepada lima pemain yang terlibat dengan sanksi beragam, dari 2 tahun, hingga 60 bulan larangan beraktivitas di sepak bola.

- Advertisement -

Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) pun bereaksi soal masalah ini. Mereka sangat berharap, pengungkapan kasus tersebut tak cuma berhenti pada dihukumnya lima pemain.

Pelaku Pengaturan Skor Disanksi Berat, Satu Pemain Perserang Dihukum 60 Bulan

“APPI meminta PSSI agar pengusutan terhadap kasus pengaturan skor ini tidak berhenti hanya sampai pada putusan ini saja,” tulis rilis resmi APPI.

Curiga Ada Pihak Luar yang Terlibat Pengaturan Skor

- Advertisement -

APPI pun curiga ada pihak luar yang jadi dalang dalam kasus tersebut. Mereka pun masih melakukan pendalaman soal kasus ini dan bekerja sama dengan Red-Button.

“Dapat dipastikan bahwa selain para pesepak bola dapat diduga ada pihak lain yang turut terlibat. APPI telah dan masih melakukan pendalaman dan koordinasi secara intens dengan para pesepak bola terkait dan sedang dalam proses pelaporan kepada FIFPRO melalui Red-Button yang juga terafiliasi dengan pihak Interpol,” sambung mereka.

PSSI Sudah Dapat Bukti Pengaturan Skor di Liga 2

Makanya, APPI meminta PSSI bertindak secara adil dengan tidak hanya memberikan hukuman kepada para pesepak bola yang terlibat.

“Namun juga bagi pihak lain yang terkait jika terdapat indikasi dan penemuan bukti akan keterlibatan mereka dalam praktik pengaturan skor. Serta bekerja sama dengan aparat yang berwenang untuk mengungkap lebih dalam kasus ini,” tutup dia.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img