Keylor Navas Diduga Terlibat Pengaturan Hasil Pertandingan

BACA JUGA

gamespool
Keylor Navas Diduga Terlibat Pengaturan Hasil Pertandingan 3

Football5star.com, Indonesia – Eks kiper Real Madrid asal Kosta Rika, Keylor Navas diterpa isu miring. Kiper yang saat ini membela Paris Saint Germain (PSG) tersebut diduga terlibat skandal pengaturan hasil pertandingan.

Dikutip Football5star.com dari Marca, Rabu (17/3/2021), Navas bersama dua penggawa timnas Kosta Rika lainnya, Bryan Ruiz dan Celso Borges diduga sengaja bermain buruk demi pelatih Jorge Luis Pinto dipecat dari jabatannya.

Keylor Navas Jadi Pemain CONCACAF Terbaik Dekade Ini
- Advertisement -

“Keylor, Bryan Ruiz dan Celso Borges akan melawan tudingan dari mantan direktur Federasi sepak bola Kosta Rika, FECODA. Para pemain itu dituding berencan kalah saat membela Kosta Rika untuk memaksa pelatih Jorge Luis Pinto dipecat,” tulis media Spanyol tesebut.

Tudingan ini pertama kali diungkap oleh Rafael Vargas yang menjadi direktur teknik timnas Kosta Rika. Varga menyebut bahwa tindakan itu memang sengaja dilakukan oleh Keylor Navas dan rekan-rekannya.

- Advertisement -

Mantan presiden FECODA, Eduardo Li yang sempat dimintai keterangan di persidangan juga mengakui tudingan dari Vargas itu. Para pemain tahu bahwa Pinto memiliki klausul di kontraknya soal pemecatan. Dalam klausul kontrak tersebut, Pinto bisa dipecat oleh FECODA jika Kosta Rika alami tiga kekalahan beruntun.

“Para pemai tahu tentang klausul itu. Keylor Navas adalah orang yang mengatakan, mari kita kalah dalam tiga pertandingan” kata Eduardo Li.

- Advertisement -

Kasus ini sendiri sudah masuk ke meja hijau dan sudah memanggil sejumlah saksi. Pada Selasa (16/3), Jose Luis Pinto datang untuk dimintai keterangan terkait skandal ini.

Navas sendiri sudah membantah bahwa dirinya terlibat dalam skandal memalukan tersebut. Menurut kiper 34 tahun tersebut, ia dan dua rekannya tak akan mungkin berperilaku dan mengatakan hal tersebut.

“Itu adalah sesuatu yang tidak pernah keluar dari mulut kami dan itu tidak akan pernah kami lakukan, karena kami adalah pemain profesional,” ucapnya.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img