Panggil 2 Pemain Naturalisasi, Kim Pan-gon Munculkan Polemik

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Kim Pan-gon akhirnya mengumumkan 23 pemain yang masuk skuat timnas Malaysia untuk berlaga pada kualifikasi Piala Asia 2023. Dalam daftar itu, dia mengabaikan saran banyak pihak dengan tetap memanggil dua pemain naturalisasi, Guilherme de Paula dan Mahamadou Sumareh.

Tak ayal, pemanggilan kedua pemain itu menimbulkan polemik. Coach Kim dinilai keliru menyertakan kedua striker itu. Kritik terutama tertuju pada sosok De Paula yang dnilai sudah habis dan tak akan memberikan kontribusi bagi bagi Harimau Malaya dalam upaya lolos ke putaran final Piala Asia 2023.

Khalid Ali heran Kim Pan-gon masih saja memanggil Guilherme de Paula ke timnas Malaysia.
bharian.com.my
- Advertisement -

“Dia tak tahu fungsinya sebagai penyerang utama, menerima umpan, dan mencetak gol. Mungkin karena hal itulah permainannya berantakan, tak bisa menguasai bola dan tak bisa pula menembus benteng pertahanan lawan,” urai eks pemain timnas Malaysia, Khalid Ali, seperti dikutip Football5Star.com dari Bernama.

Menurut Khalid, De Paula hanya punya satu keunggulan di samping posturnya yang tinggi. Itu adalah kemampuan mencetak gol lewat satu sentuhan. Artinya, sangat sulit berharap pemain naturalisasi dari Brasil itu terlibat pada skema permainan yang diusung Kim Pan-gon sebagai pelatih.

Sathianathan Bela Kim Pan-gon

- Advertisement -

Berbeda dengan Khalid Ali, Bhaskaran Sathianathan coba memahami putusan yang diambil Kim Pan-gon. Eks pelatih timnas Malaysia itu yakin Coach Kim tak sembarangan dalam memanggil pemain untuk berlaga pada kualifikasi Piala Asia 2023. Semuanya, kata dia, pasti disesuaikan dengan kebutuhan taktik.

“Jika ingin pemain yang mampu menguasai dengan lama dan punya postur tinggi, sudah tentu kedua pemain itu sesuai,” kata Sathianathan seperti dikutip Harian Metro. “Kita hanya melihat pemain saat di lapangan, tapi Pan-gon memantau mereka saat latihan dan laga uji coba.”

Bhaskaran Sathianathan coba memahami putusan Kim Pan-gon memanggil Mahamdou Sumareh.
hmetro.com.my
- Advertisement -

Bagi Sathianathan, pemanggilan pemain adalah hak prerogatif pelatih. Untuk itu, tak ada gunanya diperdebatkan dan dijadikan polemik. “Biarkan mereka memilih pemain yang dianggap sesuai. Toh, bila nanti gagal, mereka juga yang akan dikritik para pendukung,” ucap dia.

Timnas Malaysia akan memulai kiprah di putaran ketiga kualifikasi Piala Asia 2023 dengan menghadapi Turkmenistan pada Rabu (8/6/2022). Setelah itu, tim asuhan Kim Pan-gon secara beruntun dijadwalkan bersua Bahrain pada 11 Juni dan Bangladesh pada 14 Juni.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img