KOLOM: Belajar Melawan Covid-19 dari Jakmania dan Patifosi

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Suporter adalah nyawa sepak bola. Di tribun stadion mereka menghidupi pertandingan. Di luar lapangan mereka menghidupi kehidupan.

Anggapan ini tidak berlebihan. Pada euro 2020 kita tercengang, bahkan sampai merinding ketika melihat Puskas Arena penuh tanpa celah.

Sebanyak 60 ribu bangku terisi penuh. Dalam sepak bola ini memang biasa. Tapi jika melihat satu tahun ke belakang, pemandangan di Puskas Arena keajaiban.

euro 2020 dailystar
dailystar.co.uk



Pandemi covid-19 menghentikan denyut pertandingan. Stadion kosong tanpa dukungan suporter. Dan sebagaimana nyawa, kompetisi semusim terakhir tak benar-benar hidup tanpa pemain ke-12 nya.

Di luar lapangan, sudah sangat banyak aksi kemanusiaan yang dilakukan. Selama pandemi pun mereka semakin empati pada kehidupan.

Di Eropa ada belasan kelompok suporter yang membagikan makanan untuk sesama yang terdampak wabah mengerikan ini. Atau memberikan dukungan moril kepada rekan medis di garis depan.

- Advertisement -

Di Indonesia suporter juga sudah bergerak. Ketika awal pandemi menghantam tanah air, beberapa kelompok suporter turun ke jalan membagikan masker, APD untuk petugas medis, dan lainnya.

Setahun berlalu dan belum ada tanda-tanda pandemi akan berakhir, mereka kembali beraksi. Caranya jelas berbeda.

Pendukung setia Persija Jakarta, The Jakmania, misalnya. Bekerja sama dengan pemerintah DKI Jakarta mereka menyeleggarakan program vaksinasi gratis untuk seluruh anggota.

Seperti dikutip Football5star dari Twitter @InfokomJakmania, program ini diperuntukkan untuk seluruh anggota yang berada di Jabodetabek. Pendaftaran sudah dibuka hingga 10 Juli mendatang.

Cara Jakmania ini pantas diacungi jempol. Mereka memang pernah buat salah saat merayakan gelar Piala Menpora di jalan. Tapi sekarang The Jak sudah selangkah di depan.

Sebagai suporter yang sudah rindu ke stadion mereka melakukan aksi nyata. Ketika masih banyak pihak yang mempertanyakan kapan kompetisi bergulir, atau suporter lain yang hanya diam dengan keadaan yang entah kapan usai, The Jak menjalankan program vaksinasi.

Lebih hebat lagi pendukung fanatik Persija Jakarta mengajak serta pemerintah DKI Jarakta untuk bekerja sama. Program ini bukan sekadar gaya-gayaan. Tapi sekaligus untuk mengedukasi masyarakat yang kebetulan masih banyak yang tidak percaya vaksin covid-19.

Menghidupi kehidupan era pandemi covid-19 bukan hanya dilakukan suporter dari klub teratas. Pendukung Persipa Pati, juga melakukannya.

Ledakan kasus covid-19 di Pati dan Jawa Tengah membuat fan Persipa yang disebut Patifosi mengeluarkan langkah konkret. Mereka membuka donasi untuk membeli tabung oksigen yang mulai menipis.

“Dikarenakan stock tabung oksigen di beberapa rumah sakit di Kabupaten Pati mulai menipis, kali ini kawan-kawan dari Divisi Sosial @resimenpatifosi membuka donasi untuk penyaluran tabung oksigen ke beberapa rumah sakit di Kabupaten Pati,” tulis pihak klub di Twitter.

Dalam beberapa pekan terakhir lonjakan kasus baru covid-19 kembali meninggi. Provinsi Jawa Tengah jadi salah satu yang terdampak cukup parah.

Membludaknya kasus baru membuat rumah sakit kewalahan. Keterisian kamar rata-rata sudah di atas 80 persen. tabung oksigen yang jadi senjata utama pun mulai kehabisan amunisi.

Baik The Jakmania dan Patifosi sudah melangkah dalam bertindak. Lewat program vaksinasi The Jak menjaga anggotanya agar tetap sehat. Melalui pemeblian tabung oksigen pendukung Persipa membantu mereka yang sakit supaya kembali sehat.

Dan semoga cara keduanya bisa jadi pembelajaran kelompok suporter lain di Indonesia. Agar Covid-19 segera hilang dan kompetisi kembali berjalan.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img