Komdis PSSI Tak Lihat Adanya Kesalahan di Laga PSIS vs Persija

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Komdis PSSI akhirnya buka suara soal insiden laga antara PSIS vs Persija Jakarta. Mereka mengklaim kalau kubu PSIS Semarang tak melanggar regulasi soal pergantian pemain.

- Advertisement -

Seperti diberitakan sebelumnya, PSSI memang sempat menggelar investigasi soal laga PSIS vs Persija, 12 September lalu. Investigasi tersebut berkaitan soal adanya dugaan pelanggaran regulasi Pasal 10.

Komdis PSSI Tak Lihat Adanya Kesalahan di Laga PSIS vs Persija

Komdis sendiri telah menerima surat dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) tertanggal 14 September 2021 tentang dugaan pelanggaran tersebut. Setelah kasus ini ditelusuri dan diinvestigasi oleh Komdis, nyatanya tak ada pelanggaran yang terjadi.

“Bahwa berdasarkan dari keterangan pihak terkait ditemukan fakta bahwa sebenarnya pergantian pemain yang dilakukan oleh tim PSIS Semarang pada menit ke-63 dilakukan dalam satu (1) Slot pergantian berisi dua pemain. Itu dibuktikan dengan formulir pergantian pemain, dan dipertegas oleh keterangan wasit cadangan,” tulis rilis Komdis PSSI.

PSSI Investigasi Laga PSIS Semarang vs Persija Jakarta
Soccerway

“Jadi ada masalah teknis memasukkan pemain berada di wilayah wasit cadangan yang berkoordinasi dengan wasit yang memimpin pertandingan. Berdasarkan data dan keterangan tersebut, Komdis menyatakan PSIS Semarang tidak melakukan kesalahan,” sambung rilis mereka.

Komdis PSSI Serahkan soal PSIS vs Persija ke Komite Wasit

Komdis PSSI Tak Lihat Adanya Kesalahan di Laga PSIS vs Persija
Komdis PSSI Tak Lihat Adanya Kesalahan di Laga PSIS vs Persija 5

Komdis, lanjut rilis itu tidak melihat adanya pelanggaran dari regulasi tim yang bertanding. Kesalahan terjadi adanya komunikasi yang kurang baik antara match commissioner, wasit cadangan, general coordinator, keteledoran dari perangkat pertandingan, dan panitia pelaksana (panpel) yang kurang cermat.

“Komdis menyerahkan kepada Komite Wasit untuk mengambil keputusan dan sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku,” tutup rilis itu.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img