Komoro, Negara Arab di Samudera Hindia yang Debut Di Piala Afrika 2021

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Komoro langsung kalah pada laga debutnya di Piala Afrika. Menghadapi Gabon di Yaounde senin lalu mereka menyerah 0-1.

Kekalahan memang menyakitkan. Tapi bagi sang debutan, mereka masih bisa berbangga hati. Terlebih hanya kalah satu gol.

komoro-bbc
bbc
- Advertisement -

Komoro masih punya kesempatan di laga kedua atau ketiga. Tapi tentu tugas Fouad Bachirou dan kolega kian berat mengingat lawan yang dihadapi adalah raksasa seperti Maroko dan Ghana.

Di kompetisi internasional pertamanya Komoro sudah dihadapkan lawan sulit. Namun tidak ada kata menyerah di kamus negara kepulauan di Samudera Hindia ini.

- Advertisement -

Alih-alih gentar, negara yang dulunya lebih dikenal karena kudeta berdarah justru mengusung kemenangan melawan Maroko. Fouad Bachirou tak mau timnya mengulang kesalahan yang sama di laga kedua.

komoro vs gabon-ahramonline
ahramonline

“Kami tidak bermain sebaik biasanya. Tapi kami mengerti ini adalah pertandingan pertama kami di kompetisi resmi sekelas Piala Afrika,” kata Bachirou seperti dikutip Football5star dari BBC.

- Advertisement -

“Sekarang kami sudah tidak gugup lagi. Saya yakin kami akan lebih percaya diri dan bersemangat untuk menang di pertandingan kedua. Target kami adalah memenangkan pertandingan sebanyak mungkin,” sambungnya.

Komoro Dihuni Banyak Pemain dari Liga Prancis

Kiprah Komoro di belantika sepak bola sejatinya sudah berlangsung lama. Sejak merdeka 1973 silam, mereka langsung membentuk tim nasional setahun kemudian.

Sayang, timnasnya hampir tidak pernah terdengar. Penyebabnya adalah kudeta politik yang silih berganti datang. Bayangkan, 20 kali negara koloni Prancis alami kudeta merdeka.

komoro fans-bbc
bbc

Baru pada 2016 sepak bola di negara Arab terkecil kedua setelah Bahrain itu berkembang. Hal ini ditandai oleh kemenangan pertamanya atas Bostwana di Kualifikasi Piala Dunia.

Performa anak asuh Amir Abdou kian menjanjikan. Puncaknya pun terjadi selama mengikuti Kualifikasi Piala Afrika 2021.

Mereka sukses mengamankan satu tempat di Kamerun lewat permainan mengagumkan. Nakibou Aboubakari dkk hanya menelan satu kekalahan di kualifikasi.

komoro-howtheyplay
howtheyplay

Ada beberapa faktor yang memengaruhi perkembangan sepak bola di negara berpenduduk 800 ribu jiwa. Salah satunya dukungan pemerintah yang dikomandoi Azali Assoumani.

Timnas Komoro didukung oleh keberadaan diaspora mereka di Prancis. Ini pula yang membuat 16 dari 28 pemainnya berasal dari Liga Prancis.

Kendati begitu, mayoritas dari mereka hanya bermain untuk klub Ligue 2 atau Ligue 3. Prancis bukan satu-satunya tujuan.

Belanda, Swiss, dan Belgia jadi salah satu destinasi favorit pemain Komoros. Pun dengan Siprus serta Serbia yang jadi pilihan Fouad Bachirou di Omonia Nicosia serta El Fardou Ben yang menikmati kesuksesan bersama Crvena Zvezda.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img