Kritik Pemilik Baru Newcastle United Bisa Ditangkap Polisi?

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Newcastle United kini memiliki pemilik baru. Konsorsium dari Arab Saudi yang dipimpin putra mahkota, pangeran Muhammad bin Salman al‑Saud. Beberapa pekan lalu, PIF resmi mengambilalih Newcastle United dengan nilai 305 juta poundsterling.

- Advertisement -

Kedatangan pemilik baru ini tentu saja disambut suka cita oleh para pendukung Newcastle United. Namun ada juga pihak-pihak yang tidak suka dengan pemilik baru The Magpies ini. Sejumlah kritik disampaikan banyak pihak soal latar belakang pangeran Muhammad bin Salman dan keberaan PIF.

Konsorsium asal Arab Saudi telah resmi mengambil alih kepemilikan Newcastle United.

Kritik tak hanya disampaikan sejumlah organisasi Hak Asasi Manusia, seperti Amnesty Internasional namun juga dari barisan pendukung sepak bola seperti yang dilakukan suporter Crystal Palace.

Pada laga Palace melawan Newcastle United di Selhurst Park Stadium, suporter Palace membentangkan spanduk yang berisi kritikan kepada pemilik baru The Magpies.

Namun rupanya kritikan itu membuat pihak kepolisian bergerak untuk melalkukan penyelidikan. Yang membuat kepolisian melakukan penyelidikan terkait spanduk itu karena isinya yang diduga sebagai bentuk pelecehan rasial.

Newcastle United Bisa Sebesar PSG

“Pada Sabtu, 23 Oktober, polisi menerima laporan tentang spanduk ofensif yang ditampilkan para penggemar Crystal Palace,” kata pihak kepolisian Metropolitan Croydon.

“Petugas sedang menilai informasi dan melakukan penyelidikan. Setiap tuduhan pelecehan rasial akan ditanggapi dengan sangat serius,”

Newcastle United Menjelma Jadi Klub Kaya Raya

Newcastle United diyakini Amanda Staveley akan menjelma menjadi klub besar. Amanda Staveley yang memiliki 10 persen saham Newcastle United menegaskan bahwa kedatangan konsorsium Arab Saudi, PIF akan mengubah wajah The Magpies dalam beberapa waktu ke depan.

“Apakah kami ingin memenangkan Liga Inggris dalam lima sampai sepuluh tahun? Ya, pengambilalihan ini sangat transformatif. Kami ingin melihat piala. Tapi piala membutuhkan investasi, waktu, kesabaran, dan kerja tim,” ucap Amanda Staveley

Amnesty Internasional Kutuk Pengambilalihan Newcastle United

“Tentu saja kami memiliki ambisi yang sama dengan Manchester City dan PSG dalam hal trofi, tentu saja kami ingin meraih itu, tapi itu akan memakan waktu,” tambahnya.

Newcastle United kini sudah beralih menjadi milik konsorsium Arab Saudi, PIF. Dana yang digelontorkan PIF untuk mendapatkan Newcastle ini kabarnya mencapai 300 juta poundsterling atau sekitar Rp 5,81 triliun.

Konsorsium Arab Saudi itu mengambil alih kepemilikan klub sebesar 80 persen, dengan sisanya 20 persen saham dimiliki Amanda Staveley dan the Reuben brother.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img