Ditunjuk Jadi Asisten Pelatih Klub Italia, Kurniawan Dwi Yulianto Ajukan Syarat

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5star.com Indonesia – Legenda sepak bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, ditunjuk menjadi asisten pelatih salah satu klub Italia, Como 1907. Meski telah menerima tawaran tersebut, tapi dia juga mengajukan satu syarat.

- Advertisement -

Seperti diutarakan dalam obrolan di youtube Akurasi TV, Kurniawan memang membenarkan soal rencana berangkat ke Italia. Kebetulan, dia sudah mendapat tawaran untuk menjadi asisten pelatih Como sejak tahun lalu, ketika masih melatih Sabah FC.

Pemain Rekrutan Kurniawan Dwi Yulianto Jadi Kreator Gol Aubameyang
IG Kurniawanqana

Kebetulan, Como merupakan klub yang dimiliki Grup Djarum melalui SENT Entertainment LTD setelah diakuisisi pada Oktober 2019. SENT Entertainment LTD merupakan perusahaan berbasis di London yang disokong penuh oleh Robert Budi Hartono dan Robert Wijaya Suwanto, dua bersaudara pemilik Djarum. Saat ini Como dilatih oleh pria berusia 53 tahun, Giacomo Gattuso, dan Kurniawan diminta jadi asistennya.

- Advertisement -

“Enggak kebayang. Enggak pernah punya mimpi. Jadi sebenarnya saat tahun lalu mereka promosi ke Serie B, saya dihubungi Pak Mirwan (Suwarso). Dia bilang ingin ada pelatih dari Indonesia sebagai asisten pelatih di Como. Tapi karena masih terikat kontrak dengan Sabah FC, saya bilang ingin menyelesaikan kontrak dulu. Kalau memang rezeki, kontrak saya berakhir Desember,” ucap Kurniawan, dikutip Football5star dari youtube Akurasi TV.

Kurniawan Dwi Yulianto Sudah Dapat Klub Baru?
Hmetro.my

Takdir berkata lain, Kurniawan Dwi Yulianto tak sempat merampungkan kontraknya bersama Sabah FC karena dipecat pada Agustus 2021. “Mungkin sudah jalannya, Alhamdulillah saya komunikasi lagi. Mereka masih memberi kesempatan lagi saya gabung Como,” sebut dia menambahkan.

- Advertisement -

Sayangnya, tekad bulat mantan striker timnas Indonesia itu menuju Como tak sepenuhnya mulus. Imbas pandemi Covid-19 dengan varia omicron yang marak di Eropa, terutama Italia, membuat visa kerjanya tak kunjung didapat.

Sebelum ke Italia, Kurniawan Dwi Yulianto Lebih Dahulu Bantu Garuda Select

Garuda Select III - Program Garuda Select
Program Garuda Select

Alhasil, dia memutuskan untuk mengurus visa ke Inggris untuk bergabung dengan Garuda Select sambil menanti izin ke Italia terbuka kembali. Kebetulan, program Garuda Select yang berdomisili di Inggris memang memiliki ikatan dengan Como 1907.

“Karena omicron, work permit di Italia tidak mengeluarkan. Sekarang saya lagi menunggu. Jadi, karena Como ini kan satu dengan Garuda Select, kemarin buat visa untuk ke UK dahulu. Ya, sambil menunggu daripada tidak ada kerjaan. Jadi, diperbantukan dulu untuk Garuda Select sambil menunggu work permit yang ke Como,” bilang pria berusia 45 tahun itu.

Kurniawan Dwi Yulianto berharap, rencana menuju Como bisa terealisasi pada Januari ini. Pasalnya, selain ingin menimba ilmu dari Italia, dia juga sudah mengajukan satu syarat yang diharap bisa diwujudkan.

Serie B akan Live di Tanah Air karena Ada Klub Milik Pengusaha Indonesia

“Di Italia, saya mau belajar banyak. Bagi saya pengalaman menjadi nilai plus di sepak bola. Saya juga sampaikan, saya ke sana bukan cuma bekerja jadi asisten pelatih. Saya benar-benar mau belajar bagaimana pramusim dan saat musim berjalan di mereka. Jadi kalau berangkat Januari, saya mau ada waktu satu setengah tahun supaya bisa mengikuti satu musim penuh persiapan mereka,” urai pria yang karib disapa Kurus itu.

“Saya juga katakan kepada Pak Mirwan, saya berharap ada rekomendasi dari Como agar saya bisa ambil lisensi UEFA Pro, karena itu target saya. Beliau katakan enggak masalah. Bagi saya ini kesempatan yang mungkin tidak datang dua kali. Jadi, selain bisa belajar bagaimana sepak bola di sana, metode kepelatihannya, saya ingin bisa ambil lisensi UEFA Pro,” ucap Kurniawan memungkasi.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img