Lazio Kalah, Maurizio Sarri Anggap sebagai Kemajuan

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Lazio menalan kekalahan 0-1 dari Galatasaray pada match pertama babak fase grup E Liga Europa 2021-22.

- Advertisement -

Bermain di Türk Telekom Arena, Jumat (17/9/2021), Galatasaray meraih kemenangan 1-0 lewat gol bunuh diri kiper Lazio, Thomas Strakosha. Meski timnya mengalami kekalahan, pelatih Maurizio Sarri menegaskan bahwa hasil itu tak bisa menjadi penilaian secara keseluruhan permainan anak asuhnya di musim ini.

Galatasaray vs Lazio - Liga Europa - Football Italia
Football Italia

“Saya pikir kami membuat kemajuan, itu adalah pertandingan yang berbeda dibandingkan dengan akhir pekan lalu dalam atmosfer yang sulit melawan tim berbahaya,” kata Sarri seperti dikutip Football5star.com dari Sky Sport

“Pertandingan terkendali, sayangnya kesalahan adalah bagian dari olahraga dan kami membayar untuk itu malam ini,”

“Kami peduli dengan Liga Europa. Saat ini, kami tidak dapat mengganti delapan pemain dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya,” tambah pelatih Lazio tersebut.

Galatasaray vs Lazio - Liga Europa - @galatasaray
twitter.com/galatasaray

“Mengecewakan untuk memulai dengan kekalahan, karena itu menjadi perjuangan yang berat, tetapi kami harus melihat ini semua tidak hanya dari hasil dan mengevaluasi kinerja,”

Lazio Kalah karena Blunder Thomas Strakosha

Kiper Thomas Strakosha lakukan blunder fatal saat Lazio melawan Galatasaray di Liga Europa. Gol bunuh diri ini tercipta pada pertengahan babak kedua, menit ke-67.

Strakosha gagal mengantisipasi bola yang datang dari atas yang jatuh tepat dekat tiang gawangnya. Bukannya menangkap, bola justru dipukul kiper asal Albania itu yang membuatnya terpental masuk ke gawang.

Galatasaray vs Lazio - Liga Europa - uefa. com
uefa.com

Blunder yang dilakukan Strakosha dipahami oleh eks kiper Lazio, yang juga kapten Galatasaray, Fernando Muslera. Menurut kiper Uruguay tersebut, hal seperti itu memamg biasa dilakukan seorang penjaga gawang.

“Hal-hal ini bisa terjadi, penjaga gawang sendirian di luar sana dan kesalahan kami tidak dimaafkan. Itulah bahayanya memainkan peran ini,”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img