Jelang Le Classique, Jorge Sampaoli Sentil Paris Saint-Germain

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Ligue 1 akan memanas akhir pekan ini. Ada Le Classique antara Marseille vs Paris Saint-Germain di Stade Velodrome, Senin (25/10/2021) dinihari WIB.

Uniknya, laga berjuluk Le Classique kali ini mempertemukan dua pelatih asal Argentina. Ada Jorge Sampaoli dari kubu Marseille dan Mauricio Pochettino yang menukangi PSG.

le classique
- Advertisement -

Walau berasal dari negara yang sama, bukan berarti tidak ada percikan api permusuhan jelang pertandingan kali ini. Jorge Sampaoli muncul dengan memanaskan suasana. Ia menyentil PSG lewat transfer mewahnya selama ini.

“Sepak bola sangat penting dari perspektif keuangan, bahkan juga dari sisi politik. Anda sekarang bisa melihat negara yang membeli klub dan kemudian pemain terbaiknya. Itu membuat segalanya menjadi sulit,” kata Sampaoli seperti dikutip Football5star dari RMC Sport, Sabtu (23/10/2021).

le classiqueLionel Messi dan Kylian Mbappe hampir berkolaborasi di Barcelona pada masa Josep Maria Bartomeu.
psgtalk.com

“Kalian memiliki Mbappe, Di Maria, Neymar, dan Messi di tim yang sama. Hanya negara yang bisa melakukan itu. mbappe dan smeua pemain lain yang disebutkan bisa mengubah jalannya pertandingan lewat satu gerakan,” ia menambahkan.

Le Classique yang Berawal pada 1990-an

Awal persaingan kedua tim bermula di periode 1990-an. Empat tahun sebelumnya, penguasa kelahiran Paris, Bernard Tapie menguasai Marseille. Ini membuat klub kota pelabuhan mendominasi kompetisi.

le classique

Mereka meraih empat gelar berturut-turut pada 1989 hingga 1992. Les Phocéens seolah tak memiliki lawan sepadan saat itu. Hingga tiba di 1991, perusahaan televisi terbesar Prancis, Canal + resmi menguasai PSG. Di sinilah persaingan dimulai hingga dikenal dengan nama Le Classique.

Persaingan kedua tim pada 1991 juga bersamaan dengan menurunnya pesaing utama Marseille, Bordeaux. Kedatangan Canal + di PSG mengubah peta sepak bola Prancis dan cara pandang suporter di sana. Pertemuan Marseille vs PSG semenjak saat itu selalu diwarnai dengan bumbu-bumbu kontroversi, persaingan antara Selatan vs Utara Prancis.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img