Leeds United Dipermalukan Crawley Town, Begini Dalih Marcelo Bielsa

BACA JUGA

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Hasil menyesakkan diperoleh Leeds United pada Babak III Piala FA. Tim asuhan Marcelo Bielsa harus tersisih dari ajang tertua di Inggris tersebut. Hal yang menyedihkan, mereka dipermalukan Crawley Town, klub League Two, dengan skor 0-3.

Tiga gol Crawley di gawang Leeds tercipta pada babak kedua. Nick Tsaroulla membuka skor pada menit ke-50. Tiga menit kemudian, giliran Ashley Nadesan yang menaklukkan kiper Kiko Casilla. Adapun gol ketiga dijejalkan Jordan Tunnicliffe saat pertandingan menginjak menit ke-70.

- Advertisement -

Kekalahan dari klub kasta ke-4 Liga Inggris itu jadi aib bagi Leeds yang musim ini berkiprah di Premier League. Apalagi, sang manajer, Marcelo Bielsa, masuk 3-besar untuk kategori pelatih terbaik pada ajang FIFA The Best 2020.

Mengenai kekalahan itu, Bielsa tak basa-basi atau mencari-cari kambing hitam. Dia mengakui The Whites memang tak mampu meruntuhkan sistem permainan lawan. “Saat menyerang, kami tak dapat menggoyang mereka. Kami menguasai bola dalam waktu lama, tapi tak dapat berbuat banyak,” urai Marcelo Bielsa seperti dikutip Football5Star.com dari Yorkshire Post.

Secara rinci, Bielsa menambahkan, “Pada babak pertama, kami bermain lebih baik dari lawan dan permainan berjalan seperti yang kami inginkan walaupun kami tak mampu membuat ancaman. Pada babak kedua, permainan berjalan sesuai keinginan lawan. Mereka menciptakan situasi berbahaya dan gol-gol yang mereka cetak sangatlah pantas didapatkan.”

Tradisi Leeds bersama Bielsa

Leeds United selalu kandas di Babak III Piala FA sejak ditangani Marcelo Bielsa.
yorkshirepost.co.uk

Kegagalan melewati adangan Crawley Town dan melangkah ke Babak IV Piala FA seakan menguatkan tradisi buruk Leeds bersama Marcelo Bielsa. Sejak ditangani pelatih Argentina itu pada 2017-18, The Whites selalu terhenti pada Babak III.

Pada 2017-18, Leeds yang mulai ditangani Bielsa takluk 1-2 di kaki Newport County. Musim berikutnya, giliran QPR yang mengeliminasi The Whites pada Babak III Piala FA dengan skor sama, 2-1. Adapun pada musim lalu, Leeds disingkirkan Arsenal karena kalah 0-1.

Jejak Leeds bersama Bielsa di Piala FA itu lebih buruk dari dua musim sebelumnya. Bahkan, pada 2015-16, The Whites mampu lolos ke Babak V. Langkah tim asuhan Steve Evans terhenti karena kalah 0-1 dari Watford.

Terlepas dari hal itu, Marcelo Bielsa menilai kekalahan Leeds United dari Crawley Town pada musim ini bukanlah kejutan. “Hasil akhir mendatangkan kesedihan dan kekecewaan luar biasa bagi kami. Ini bukan kejutan. Kami tahu karakterisktik pemain-pemain mereka seperti halnya para lawan lain,” kata dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156408′ ]

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img