Setelah Tan Cheng Hoe Mundur, Petinggi FAM Juga Dituntut Lepas Jabatan

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5star.com Indonesia – Pelatih timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, resmi mengundurkan diri. Akan tetapi, para pendukung Harimau Malaya belum puas. Mereka menuntut para petinggi FAM (Asosiasi Sepak Bola Malaysia) ikut menanggalkan jabatannya.

- Advertisement -

FAM mengumumkan pengunduran diri Cheng Hoe pada Selasa (3/12/2021). Pria berusia 53 tahun merasa bertanggung jawab atas kegagalan Malaysia di Piala AFF 2020 yang tak berhasil lolos dari fase grup.

Dikawal Dion Cools, Elkan Baggott gol Timnas Indonesia vs Malaysia Piala AFF 2020 - Affsuzukicup
Affsuzukicup.com

Meski bisa menang atas Laos dan Kamboja, tim berjuluk Harimau Malaya tersebut dipaksa takluk dari Vietnam dan Indonesia. Kekalahan 1-4 pada laga terakhir dari Indonesia menjadi penentu kegagalan Malaysia melaju dari grup B.

- Advertisement -

Selepasnya, para pendukung Malaysia menuntut adanya evaluasi besar-besaran di tubuh FAM, termasuk soal kinerja pelatih. Hasilnya, Cheng Hoe memutuskan menanggalkan jabatan pelatih kepala timnas Malaysia setelah mengadakan pertemuan dengan FAM.

“FAM, hari ini ingin memaklumkan bahawa ketua jurulatih kebangsaan, Tan Cheng Hoe telah membuat keputusan untuk melepaskan jawatannya. Selepas berbincang secara terbuka dari semua sudut, pengurusan FAM akhirnya menghormati keputusan tersebut dan telah bersetuju untuk melepaskan Cheng Hoe menerusi persetujuan bersama kedua-dua pihak,” bunti pernyataan yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FAM, Mohd Saifuddin Abu Bakar, dikutip Football5star dari fam.org.my.

Sekjen FAM Mohd Saifuddin Abu Bakar - CapakSukan
CapakSukan
- Advertisement -

Akan tetapi, polemik tak lantas berhenti dengan pengunduran diri Tan Cheng Hoe. Pasalnya, para penyokong timnas Malaysia merasa FAM juga harus bertanggung jawab. Jajaran petinggi FAM diminta mengikuti langkah Cheng Hoe, mundur dari jabatannya sebagai bentuk pertanggung jawaban.

Penyokong Timnas Malaysia Tak Puas Cuma Tan Cheng Hoe yang Tanggung Jawab

Tuntutan itu sebagian disampaikan melalui ramainya komentar di media sosial FAM, baik facebook, instagram, hingga twitter.

“Habis tu, Dipihak FAM sendiri, tak nak undur diri pulak ke, tu yang pengawai ramai-ramai dok nyemak tanpa ada Kreadibiliti yang memberi impak positif takkan tak rasa bersalah dan rasa bertanggungjawab atas kegagalan, tak adil cuma Coach je pikul kegagalan.. Sewajarnya sesetengah pengawai & pimpinan turut mengundurkan diri atau melepaskan jawatan atas sikap profesional dan bertanggungjawab dalam kegagalan itu bersama.. Ada Yang Berani undur diri, ke masih tamakkan Kedudukan..?” tulis Fadzil Jaafar dalam kolom komentar unggahan di facebook FAM.

“TQ TCH ambil tanggungjawab tapi dlm kes ni bukan coach saja perlu bertanggungjawab Presiden, SUA, Pegawai atasan buat bodo saja!! Percayalah bahawa MASALAH UTAMA TIDAK AKAN SELESAI selagi HANTU & GEMBALANG sebenar masih disitu,” bilang Zuan Azmi.

“Alhamdulillah. Terima kasih coach atas jasa anda 👍
Lebih baik lepaskan jawatan dengan cara baik berbanding dipecat dgn cara kotor. Next, Presiden FAM dan kuncu2 nya pula. Mereka pun perlu bertanggungjawab sepenuhnya,” sebut Zariq Mustaqim menambahkan.

“Hamidin dll org atasan FAM juga harus letak jwtn…. Follow mcm Persatuan Vietnam bila gagal reti undur diri,” sebut Alwi Syafi’i, yang meminta FAM meniru langkah Presiden Asosiasi Sepak Bola Vietnam (VFF), yang mundur selepas kegagalan di Piala AFF.

“Terima kasih TCH jasamu dikenang tindakkan paling bermaruah. Pengurusan FAM giliran anda pula ambil coach terbaik di dunia tapi pengurusan sama HM tetap tidak ke mana,” tulis Izuan Mustaffa.

Presiden FAM Datuk Haji Hamidin bin Haji Mohd Amin - SemuanyaBola
SemuanyaBola

Khusus untuk unggahan di Facebook, FAM mendapatkan hampir 4 ribu komentar senada. Mayoritas kompak meminta FAM, mulai dari Presiden Datuk Haji Hamidin bin Haji Mohd Amin, Sekretaris Jenderal Mohd Saifuddin Abu Bakar, hingga jajaran petinggi lain, menunjukkan tanggung jawab nyata.

Mereka tampaknya bercermin dari keberanian Presiden VFF, Le Khanh Hai, mundur dari jabatannya setelah Vietnam gagal melangkah ke final Piala AFF 2020. Setelah pengunduran diri Le Khanh Hai, tampuk pimpinan VFF untuk sementara ditempati Wakil Presiden Tran Quoc Tuan, hingga digelar pemilihan berikutnya.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img