Lewandowski dan Mbappe Tolak Wacana Piala Dunia Dua Tahun Sekali

Football5Star.com, Indonesia – FIFA memiliki wacana untuk menggelar Piala Dunia dua tahun sekali. Tapi wacana itu banyak mendapatkan tentangan, beberapa diantaranya adalah dari dua pemain bintang, Kylian Mbappe dan Robert Lewandowski.

Piala Dunia dua tahun sekali diyakini memperbaiki kalender pertandingan internasional dan akan menambah keuntungan untuk FIFA. Tapi banyak pemain, khususnya pemain top menolak ide itu. Salah satunya pemain Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe.

Pledge Times
- Advertisement -

“Piala Dunia adalah Piala Dunia. Ini adalah hal yang istimewa karena itu (diadakan) setiap empat tahun,” ucap Mbappe seperti dikutip Football5Star.com dari Marca.

“Itu hal terbaik, kompetisi terbaik di dunia. Jika Anda mengadakannya setiap dua tahun, itu bisa mulai normal untuk bermain (di) Piala Dunia. Saya ingin mengatakan itu tidak normal. Itu (seharusnya) sesuatu luar biasa.

- Advertisement -

“Kami memainkan lebih dari 60 pertandingan dalam setahun. Anda memiliki Euro, Piala Dunia, sekarang Nations League, begitu banyak kompetisi. Kami senang bermain, tetapi ketika terlalu banyak, itu terlalu banyak.

“Jika orang ingin melihat kualitas dalam permainan, emosi, untuk melihat apa yang membuat indahnya sepak bola, saya pikir kita harus menghormati kesehatan para pemain.”

Robert Lewandowski Sepakat dengan Kylian Mbappe

SB Nation
- Advertisement -

Pemain Bayern Munich, Robert Lewandowski juga menyebut bahwa Piala Dunia dua tahun sekali hanya akan membuat pemain mudah kelelahan dan akan mengurangi kualitas permainan.

“Kami memiliki begitu banyak pertandingan setiap tahun, begitu banyak minggu yang sulit, dengan tidak hanya pertandingan tetapi persiapan untuk musim, persiapan untuk turnamen besar,” kata Lewandowski.

“Jika Anda ingin menawarkan sesuatu yang istimewa, sesuatu yang berbeda, kami juga perlu istirahat.

“Jika kita memiliki Piala Dunia setiap dua tahun, harapannya adalah waktu di mana pemain sepak bola bermain di level tinggi akan turun. Secara fisik dan mental tidak mungkin.”

- Advertisement -