Liga 2 Lanjut Bersistem Bubble dengan Operator Baru?

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Liga 2 2022-23 dipastikan bakalan berlanjut, dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) pun memastikannya dengan sistem bubble. Namun ada kabar kalau kompetisi tersebut bakalan diputar dengan operator baru.

Setelah mendapatkan banyak protes, sinyal Liga 2 2022-23 dilanjutkan menyala lagi. Hal itu setelah PT LIB menggelar pertemuan dengan perwakilan para klub di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (24/1/2023). Hasilnya ada kesepakatan menggulirkan Liga 2 dengan sistem bubble.

Liga 2 Lanjut Bersistem Bubble dengan Operator Baru?
Ilustrasi: PSMS Medan
- Advertisement -

“Tentang area-area yang akan menjadi bubble sistem, sentralisirnya, ada beberapa tempat yang sudah juga kita sampaikan, mengingat pertama ada kaitannya dengan jarak. Ada yang menginginkan di Sumatera, ada juga sebagian yang menginginkan di Jawa, dan juga ada yang menginginkan di wilayah lain,” kata Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus.

Liga 2 Lanjut Bersistem Bubble dengan Operator Baru?
Persibapps

“Sehingga formulasi yang kita rancang sebenarnya yang paling ideal meskipun kita belum berketetapan tentang Jawa Tengahnya di mana, Jawanya di mana ya, tetapi yang paling realistis adalah di Jawa tengah, karena jaraknya tidak terlalu jauh, kemudian beberapa stadion juga banyak yang punya peluang yang bisa digunakan sebagai venue. Idenya adalah minimal sekurang-kurangnya kita harus memiliki 4-5 stadion ya, tetap dengan format 3 pool, kemudian idenya adalah 4-5 stadion,” sambung dia.

Lantas Liga 2 Digelar dengan Operator Baru?

- Advertisement -

Ferry Paulus pun menjawab kemungkinan Liga 2 2022-23 akan digulirkan dengam operator baru. Apalagi, Sekjen PSSI, Yunus Nusi sempat bilang akan ada operator baru yang sedan digodok khusus untuk menggulirkan kompetisi kasta kedua.

Liga 2 Lanjut Bersistem Bubble dengan Operator Baru?
LigaIndonesiaBaru.com

“Operator kami sudah sampaikan sesuai dengan amanah kongres bahwa LIB akan mengasistensi operator baru untuk mencarikan formula seperti apa yang sudah pernah kita alami sebagai operator untuk menggelarLiga 1 dan Liga 2.
Tentunya sampai dengan hari ini, meskipun ada keinginan dari teman-teman tentang operator baru, kami memang masih belum mendapatkan ide operatornya itu siapa, perseronya seperti apa, dan bagaimana,” tutup dia.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img