Laga Ligue 1 Kembali Diwarnai Aksi Rusuh Suporter

BACA JUGA

Football5star.com, Indonesia – Ligue 1 akhir pekan ini kembali diwarnai aksi liar suporter. Pada laga Lens vs Lille yang berlangsung di Stade Bollaert-Delelis, Sabtu (18/9/2021), suporter Lens masuk ke dalam lapangan dan menghentikan laga selama 30 menit.

Dikutip Football5star.com dari Sky Sport, Minggu (19/9), sejumlah orang mengalami luka-luka dan harus dievakuasi meninggalkan stadion setelah sekelompok ultras Lens masuk ke tengah lapangan dan berusaha menghampiri tribun para pendukung Lille.

- Advertisement -
Laga Ligue 1 Kembali Diwarnai Aksi Rusuh Suporter
Marca

Laga Lens vs Lille di Ligue 1 akhir pekan ini sendiri bertajuk derbi du Nord yang memang memiliki rekam jejak kekerasan antar suporter.

Saat ultras Lens turun di waktu istirahat babak pertama, polisi anti huru-hara mencegah kelompok ini untuk mendatangi tribun suporter Lille. Bentrok antara suporter dan pihak polisi pun tak terhindarkan.

- Advertisement -

Dari sejumlah foto dan video yang terbesar di laman sosial, para ultras Lens ini tak mampu mengontrol emosinya dan terus meringsek masuk melewati pagar betis polisi anti huru-hara. Akibatnya sejumlah orang mengalami luka-luka. Tidak jelas penyebab ultras Lens turun ke lapangan dan ingin mendatangi tribun suporter Lille.

Laga Ligue 1 Kembali Diwarnai Aksi Rusuh Suporter

Ligue 1 Terus Diwarnai Aksi Rusuh Suporter

Insiden di laga Lens vs Lille menjadi kali kedua Ligue 1 musim ini mengalami aksi kerusuhan para suporter. Sebelumnya aksi sama juga terjadi di laga Nice vs Marseille.

- Advertisement -

Pada laga yang berlangsung di Allianz Riviera, kekerasan suporter pecah. Akibat kerusuhan tersebut, laga Nice vs Marseille pun harus dihentikan.

Buntut Rusuh Nice vs Marseille, Tribun Selatan Allianz Riviera Ditutup - Presiden Lyon- LFP - Ligue 1

Otoritas Ligue 1 sendiri dalam pernyataan resmi mengutuk kerusuhan yang diwarnai tindakan kekerasan di laga Nice vs Marseille di pekan ketiga. Selain ditutup, pihak kepolisian Prancis juga menyebut akan memasang pagar anti proyektil di tribune selatan untuk mencegah peristiwa sama terulang.

“Mengingat keseriusan insiden yang terjadi dan tanpa menunggu sanksi yang diputuskan LFP, pihak kepolisian telah mengambil keputusan untuk menutup Populaire Sud, tempat insiden akhir pekan lalu terjadi. Penutupan untuk empat laga berikutnya,” kata Bernard Gonzalez, perwakilan pihak kepolisian.

den Marseille, Pablo Longoria, keputusan timnya untuk angkat kaki dari Allianz Riviera disebabkan faktor keamanan.

“Kami memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan kami demi keselamatan para pemain kami. Ini kedua kalinya kami mengalami di Montpellier. Apa yang terjadi hari ini, benar-benar tidak dapat kami terima,” kata Longoria.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img