Lima Tim Kandidat Juara Serie A Menurut Fabio Capello

BACA JUGA

Fajar Abdillah
we're having a good and happy life in a different way check out @abdillaaaah on Instagram if you mind :)

Football5star.com, Indonesia – Pelatih gaek asal Italia, Fabio Capello, menjabarkan lima tim yang menurutnya akan bersaing memperebutkan gelar Serie A musim ini. Meski saat ini ia tengah berkarier di Asia membesut salah satu kontestan Liga Super China, Jiangsu Suning, dirinya tetap mengikuti perkembangan sepak bola di tanah kelahirannya. Menurutnya, peta persaingan perebutan scudetto berporos pada lima tim.

“Apakah ini persaingan antara Juventus dan Napoli? Aku tidak bisa katakan. Namun, di antara lima tim favorit, Juventus lah yang menjadi favoritku,” ungkap Capello.

- Advertisement -

Selain kedua tim tersebut, pria yang pernah menangani tim nasional Inggris tersebut juga berkomentar mengenai tiga tim lain yang menurutnya bisa meramaikan persaingan di papan atas. Dua tim asal kota mode, Inter dan Milan, serta tim ibu kota, AS Roma, bisa ikut mengacaukan kompetisi antara Juve dan Napoli.

“Inter dan Roma masih butuh waktu untuk kembali pulih secara permainan. Skuat mereka juga cukup bagus musim ini. Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan lagi untuk bisa bersaing secara konsisten,” kata pelatih berusia 71 tahun tersebut.

- Advertisement -

“Jangan lupakan Milan, mereka diisi oleh beberapa pemain berpengalaman. Secara kualitas, skuat mereka tidak jauh berbeda dengan Inter dan Roma. Butuh waktu yang tidak sebentar untuk menunjukkan kekuatan mereka yang sebenarnya,” lanjutnya.

Capello mengawali karier kepelatihannya dengan mengarsiteki Milan Primavera di musim 1982-83. Dirinya sempat menjadi caretaker tim utama Rossonerri pada 1987. Ia baru benar-benar resmi menjabat sebagai pelatih kepala dalam kurun 1991 hingga 1996.

- Advertisement -

Sempat berkelana ke Spanyol untuk tangani Real Madrid pada musim 1996-97, Capello memutuskan kembali ke Italia dan melatih Milan semusim setelahnya. Ia kemudian beralih ke AS Roma hingga 1999. Kapabilitasnya yang sudah terpercaya, membuat Luciano Moggi memanggilnya ke Juventus pada 2004. Setelah itu, ia kembali melanglang buana ke Real Madrid, Inggris, dan Rusia hingga kini berlabuh di Negeri Tirai Bambu

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img