Lionel Messi Ditawari Main di Klub Terburuk Dunia

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Lionel Messi sudah resmi berstatus bebas transfer. Kontrak Lionel Messi bersama Barcelona resmi berakhir pada hari ini, Kamis (1/7/2021). Status bebas transfer ini pun dimanfaatkan sejumlah klub untuk bisa dapatkan pemain berjuluk La Pulga tersebut.

Salah satu klub yang menawari Lionel Messi berasal dari Liga Brasil bernama Ibis Sport Club. Klub ini bukan klub sembarangan, Ibis Sport Club berstatus klub terburuk di dunia. Label ini diakui sendiri pihak klub di akun Twitter resmi mereka.

- Advertisement -

“Profil resmi tim terburuk di dunia. Kami tidak menang selama 3 tahun 11 bulan. Tercatat di Guiness Book,” bunyi penjelasan di bio Twitter Ibis Sport Club.

Ibis dalam postingan di Twitter resmi mereka menerbitkan surat penawaran yang tak biasa untuk Lionel Messi. Dalam surat penawaran tersebut, terdapat sejumlah poin yang harus disepekati Messi jika ingin main di Ibis Sport Club.

“Halo, kami sangat senang karena kontrak Anda (Lionel Messi) berakhir. Itulah mengapa kami di sini mempunyai proposal untuk Anda bermain di klub terburuk di dunia,”

Lantas seperti apa poin yang harus disepakati Messi jika ingin main di Ibis Sport Club?

Pertama, Messi harus menandatangani kontrak selama 1 sampai 15 tahun. Kedua soal produktivitas gaji. Di poin ketiga, Messi bisa diputus kontrak jika tidak bisa mencetak gol.

Poin selanjutnya, Messi tidak harus terbebani untuk bisa menjadi juara di klub tersebut. Selain itu, dalam poin kontrak juga disebutkan bahwa Messi tidak bisa menggunakan nomor punggung 10.

“Kamu tidak boleh memakai jersey nomor 10, karena itu miliki Mauro Shampoo, mantan pemain kami, idola yang sekarang menjadi penanta rambut,”

Dan di poin terakhir, Messi harus berani bersumpah sebanyak tiga kali bahwa Pele lebih baik dibanding mendiang Diego Maradona. Sontak saja publikasi Ibis Sport Club ini menjadi lelucon untuk banyak warganet di Twitter.

https://www.youtube.com/watch?v=36YdKKFOADc
- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img