Liverpool Kutuk Ancaman untuk Joachim Andersen

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Liverpool bereaksi keras terhadap sebagian fan yang memberikan ancaman kepada bek Crystal Palace, Joachim Andersen, setelah insiden kartu merah Darwin Nunez. The Reds tak menoleransi serangan terhadap pemain. Apalagi, sampai ada ancaman pembunuhan kepada Andersen.

“Liverpool mengutuk sekeras mungkin serangan secara online yang ditujukan kepada Joachim Andersen. Posisi kami mengenai ini sangat tegas. Tak ada pemain, baik di tim kami maupun di klub lain yang harus dihadapkan pada serangan seperti itu,” tulis manajemen The Reds seperti dikutip Football5Star.com dari laman resminya.

Joachim Andersen diserang fan Liverpool setelah insiden kartu merah Darwin Nunez.
Getty Images
- Advertisement -

Dalam pernyataan resmi itu juga diungkapkan, kubu The Reds akan bekerja sama dengan Crystal Palace dan pihak-pihak berwenang untuk menindak para pelaku. Mereka juga memberikan dukungan kepada Andersen yang dibanjiri pesan kebencian hingga ancaman pembunuhan.

“Dalam hal ini, kami memberikan dukungan penuh kepada Joachim, keluarganya, dan para kolega kami di Crystal Palace. Perilaku yang tak dapat diterima ini sama sekali tak punya tempat di sepak bola atau masyarakat,” lanjut manajemen klub asal Merseyside itu.

Andersen Diserang Fan Liverpool

- Advertisement -

Joachim Andersen menuai kecaman dan serangan dari para fan Liverpool setelah laga yang berakhir 1-1, Selasa (16/8/2022) dini hari WIB. Dia dituding sebagai penyebab Darwin Nunez dikartu merah wasit Paul Tierney. Selain memprovokasi, bek Denmark itu juga dituding bersandiwara saat terjatuh setelah ditanduk Nunez.

“Aku mendapat mungkin 300 hingga 400 pesan pada malam lalu. Aku paham kalian mendukung sebuah tim, tapi tunjukkan respek. Kuharap Instagram dan Premier League melakukan sesuatu mengenai hal ini,” tulis Andersen pada unggahan di Instagram Story-nya.

Joachim Andersen mengaku sengaja membuat jengkel Darwin Nunez saat lawan Liverpool.
Getty Images
- Advertisement -

Tak berhenti di sana, Andersen juga mengunggah pesan-pesan bernada hujatan dan ancaman yang diterimanya. Dia sana tertulis jelas umpatan-umpatan tak pantas serta ancaman pembunuhan kepada dirinya dan keluarga. Ada pula yang mendoakan dia segera mati.

Soal insiden kartu merah Darwin Nunez, Andersen selepas pertandingan tak menampik perannya. Dia memang sengaja membuat Nunez jengkel. Namun, dia menegaskan, kartu merah dari Tierney semata-mata karena reaksi berlebihan dari striker The Reds tersebut. Dia pun mengaku sudah memperingatkan Nunez soal itu.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img