Lothar Matthaeus Anggap Wajar Perselisihan Flick dengan Salihamidzic

BACA JUGA

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Lothar Matthaeus, legenda Bayern Munich, menganggap wajar perselisihan pelatih Hansi Flick dengan Direktur Olahraga Hasan Salihamidzic. Menurut dia, itu bukan hal baru di Bayern dan jadi salah satu alasan kesuksesan mereka selama ini.

Matthaeus mengangkat perselisihan Flick dengan Salihamidzic dalam kolom rutinnya di Sky Sport Jerman. Kapten timnas Jerman saat juara Piala Dunia 1990 itu mengatakan, perselisihan yang ada saat ini sebetulnya tidaklah sedramatis yang digembor-gemborkan berbagai media.

- Advertisement -

“Jika (Franz) Beckenbauer, (Uli) Hoeness, (Karl-Heinz) Rummenigge, (Udo) Lattek, (Ottmar) Hitzfeld atau (Jupp) Heynckes selalu sepakat, Bayern mungkin tak akan mendapatkan setengah dari trofi yang diraih saat ini,” urai Lothar Matthaeus mengawali kolomnya seperti dikutip Football5Star.com.

Hasan Salihamidzic dan Hansi Flick diminta Lothar Matthaeus lebih kooperatif satu sama lain.
fcbinside.com

Lebih lanjut, Matthaeus mengatakan, “Dari masa ke masa selalu ada perselisihan internal. Namun, kemudian kembali membalik. Hal seperti inilah yang terjadi di antara Hansi Flick dan Direktur Olahraga Hasan Salihamidzic. Tak ada konflik, ini hanya soal ketidaksepakatan saja.”

- Advertisement -

Meskipun demikian, Matthaeus juga tak memandang remeh hal tersebut. Dia berharap Flick dan Salihamidzic dapat melakukan rekonsiliasi karena pada dasarnya mereka punya tujuan yang sama.

“Saya kira mereka perlu bekerja lebih erat lagi dalam transfer pemain dan lebih responsif terhadap kebutukan satu sama lain. Tentu saja, pelatih tidak dapat dan tidak seharusnya menentukan pemain-pemain yang harus direkrut,” ujar Matthaeus lagi.

Matthaeus Minta Dua Pihak Kooperatif

Hasan Salihamidzic diminta Matthaeus lebih mendengarkan kebutuhan Hansi Flick di skuat Bayern Munich.
spox.com
- Advertisement -

Lothar Matthaeus menegaskan, Hansi Flick dan Hasan Salihamidzic harus memahami posisi dan fungsi masing-masing di Bayern. Seorang pelatih tak dapat memaksakan pembelian pemain karena klublah yang bertanggung jawab soal kontraknya. Bila tiba-tiba pelatih teresbut pergi, akan timbul masalah.

Akan tetapi, kata Matthaeus, direktur olahraga juga harus memerhatikan kebutuhan pelatih. Andai sedari awal para pemain yang didatangkan tak cukup bagus atau tak sesuai kebutuhan pelatih, konflik bakal tak terhindarkan.

Dalam hal ini, Matthaeus secara implisit mengingatkan Salihamidzic untuk lebih mendengarkan perkataan Flick. Berdasarkan karakter dan kepribadiannya, Flick diyakini tak neko-neko dan tak akan meminta pembelian mahal. “Hansi mungkin punya kesukaan tertentu, tapi tak pernah berlebihan dalam hidupnya,” kata dia.

Lothar Matthaeus lebih lajuh menandaskan, Bayern Munich tak boleh kehilangan Hansi Flick. Dalam pandangannya, sosok ini sangat istimewa. “Dia punya pandangan 360 derajat soal pemain. Dia dapat mengenali talenta pemain berumur 17 tahun dan mengembangkannya. Dia juga bisa memimpin dengan baik seorang superstar,” ujar dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156435′ ]

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img