Lothar Matthaeus Tuding Salihamidzic Pilih Kasih di Bayern

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Perseteruan Lothar Matthaeus dengan Hasan Salihamidzic, Direktur Olahraga Bayern Munich, terus bergulir. Baru-baru ini, sang eks kapten menuduh Brazzo tak berlaku adil kepada semua pemain.

Matthaeus menengarai Salihamidzic hanya sibuk membela pemain-pemain yang didatangkan pada masa kepemimpinannya. Adapun pemain-pemain lain yang datang lebih dulu tidak mendapatkan hal serupa. Dia mamberi contoh Niklas Suele.

Hasan Salihamidzic berseteru dengan Lothar Matthaeus.
Getty Images
- Advertisement -

“Brazzo melindungi para pemainnya. Andai saja dia melakukan hal itu kepada Suele, dia mungkin sudah menandatangani kontrak baru. Suele tak pernah dilindungi seperti (Dayot) Upamecano sekarang,” urai Lothar Matthaeus seperti dikutip Football5Star.com dari Sportbuzzer.

Matthaeus menambahkan, “Ketika Suele diserang media soal bobot tubuhnya, Salihamidzic tak bernah bangkit dan membelanya. Suele tak pernah merasa dicintai klub dan tak pernah pula merasa dilindungi. Itu karena Suele tidak dibeli pada masa Brazzo.”

Lothar Matthaeus Tak Benci Bayern

- Advertisement -

Perseteruan Lothar Matthaeus dengan Salihamidzic mencuat ke permukaan setelah Bayern Munich kalah 2-4 dari VfL Bochum. Dalam analisisnya, Matthaeus mempertanyakan kualitas dua bek mahal Die Roten, Upamecano dan Lucas Hernandez.

Tak dinyana, hal itu mendapat tanggapan sinis dari Salihamidzic. Pria asal Bosnia & Herzegovina itu terang-terangan tak peduli lagi terhadap kata-kata Matthaeus yang dinilai menyudutkan para pemain Die Roten.

Dayot Upamecano dibela mati-matian oleh Hasan Salihamidzic.
Getty Images
- Advertisement -

Menanggapi hal itu, Matthaeus menegaskan, semua kritik yang dilontarkan selalu berdasarkan fakta dan sesuai dengan fungsinya sebagai pundit di salah satu media.

Lothar Matthaeus lebih jauh menegaskan tak ada sentimen miring kepada Bayern. “Saya selalu mendoakan Bayern untuk sukses. Namun, tentu saja saya tak bisa selalu memproteksi dan memberikan pujian ketika tak ada yang bisa dipuji,” kata dia.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img