Beranda Berita Luka Traumatis Pemain Berdarah Indonesia Saat Gagal Penalti di Ajax

Luka Traumatis Pemain Berdarah Indonesia Saat Gagal Penalti di Ajax

Eks Pemain Berdarah Indonesia di Ajax Ungkap Luka Traumatis Akibat Gagal Penalti

Football5star.com, Indonesia – Eks pemain berdarah Indonesia di Ajax, Sonny Silooy mengungkap luka traumatis yang pernah dialami karena gagal menjadi eksekutor penalti. Luka itu kata pemain berdarah Indonesia sampai sekarang masih harus dihadapinya.

“Sudah 25 tahun sejak saya gagal mengeksekusi penalti, tapi sampai hari ini saya masih harus menghadapinya,” kata Sonny Silooy seperti dikutip Football5star.com dari Rtlnieuws, Minggu (19/7/2021).

Eks pemain berdarah Indonesia di Ajax itu menjadi pemain yang gagal di adu penalti final Liga Champions 1996 saat melawan Juventus. Menurut Silooy, saat itu ia sebenarnya tak mau mengambil penalti namun pelatih Louis van Gaal saat itu memaksanya.

“Saya tidak gugup sama sekali. Saya lebih peduli dengan pertanyaan, mengapa saya harus melakukannya,” kata Silooy.

Kiper Juventus mampu menghalau sepakan Silooy dan itu menjadi final yang menyakitkan bagi Ajax. “Dan itu juga pertandingan terakhir saya untuk Ajax,”

Sonny Silooy pun mengerti dengan kondisi mental tiga pemain muda Inggris yang gagal penalti di final EURO 2020. Silooy menyebut bahwa para pemain itu, Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka membutuhkan banyak dukungan dari rekan terdekat untuk bisa bangkit kembali.

“Ketiga pemain Inggris ini masih sangat muda. Mereka memiliki keuntungan untuk bisa menembusnya. Dan untungnya seluruh tim mendukung mereka. Sehingga mereka bisa memprosesnya dan melanjutkan karier,”

“Saya sampai harus bertemu dengan fisioterapi dan banyak dokter karena penalti 1996. Butuh waktu lama untuk saya membicarakannya. Saya malu karena itu,”