Magi Shin Tae-yong Berakhir bak Bunga yang Belum Mekar

BACA JUGA

Gamespool new banner 2

Football5star.com, Indonesia – Shin Tae-yong dianggap media Korsel telah habis di Indonesia. Hal ini diungkap salah satu media Korsel setelah kekalahan telak 4-0 Indoensia dari Thailand pada leg pertama babak final Piala AFF 2020.

Salah satu media Korsel, Seoul.co seperti dikutip Football5star.com, Kamis (30/12/2021) mengibaratkan kondisi Shin Tae-yong seperti bunga yang belum mekar.

Park Hang-seo di Ambang Pemecatan, Penggantinya Sosok Ini
- Advertisement -

Media Korsel itu juga membandingkan kondisi berbeda yang dialami Shin Tae-yong dengan capaian Park Hang-seo bersama tim Vietnam pada tiga tahun lalu.

“Setelah sihir Park Hang-seo yang menempatkan Vietnam di puncak pada tiga tahun lalu, sihir Shin Tae-yong yang akan mekar, kemungkinan besar akan berakhir bak bunga tunggal yang belum mekar,” tulis media Korsel tersebut.

- Advertisement -

Pada penghujung Desember 2019, Tae-yong memikul beban cukup berat saat melatih timnas Indonesia. Setelah mampu menjadi juara grup di Piala AFF 2020, publik Indonesia sangat berharap bahwa ia mampu torehkan sejarah meraih gelar Piala AFF untuk kali pertama.

Indonesia vs Thailand

“Ia datang ke Singapura dengan susah payah hingga bisa maju ke final, tetapi kalah dari Thailand, sebagai rival abadi Indonesia di leg pertama. Dan proses selama dua tahun seolah-olah menjadi sia-sia,”

Shin Tae-yong Tak Mau Menyerah

- Advertisement -

Shin Tae-yong menerima kekalahan telak timnas Indonesia dari Thailand pada laga leg pertama babak final Piala AFF 2020. Melawan Thailand di National Stadium, Rabu (29/12).

Ditegaskan oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut, akan sangat sulit bagi timnas Indonesia membalikkan keadaan pada leg kedua jika permainan yang ditampilkan masih sama.

Mantan Bomber Thailand Akui Kecerdasan Shin Tae-yong

“Saya menerima kekalahan ini dan saya tahu bahwa tidak mungkin untuk kembali mengalahkan Thailand di leg kedua, terutama jika kami bermain seperti yang kami lakukan di babak kedua malam ini,” kata Shin Tae-yong.

“Saya menerima kekalahan ini dan saya tahu bahwa tidak mungkin untuk kembali mengalahkan Thailand di leg kedua, terutama jika kami bermain seperti yang kami lakukan di babak kedua malam ini,” kata Shin Tae-yong.

Hanya butuh sembilan puluh detik bagi Thailand untuk unggul atas Indonesia pada laga leg pertama. Akselerasi Philip Roller melewati dua pemain Indonesia, Edo Febriansah dan Rachmat Irianto sebelum lepaskan umpan terukur kepada Chanathip yang membuka keunggulan Thailand.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img