Manchester United Keok, Solskjaer Akui Buat Keputusan Buruk

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Manchester United mengakhiri rekor 29 laga tandang tak terkalahkan. Melawan Leicester City dalam lanjutan Liga Inggris di King Power Stadium, Minggu (17/10/2021), United menyerah dengan skor 2-4.

- Advertisement -

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengakui bahwa ia membuat keputusan buruk hingga anak asuhnya kebobolan empat gol. Ditekankan oleh Solskjaer, permainan United mendadak ceroboh setelah unggul satu gol terlebih dahulu.

Leicester City vs Manchester United, Mason Greenwood - Twitter @premierleague
Twitter @premierleague

“Ketika Anda melihat pertandingan setelahnya dan empat gol yang kami kebobolan, semuanya sangat buruk,” kata Solkskjaer seperti dikutip Football5star.com dari Mail Online.

“Ketika Anda kebobolan emapt gol dan bermain seperti yang kami lakukan, kami tidak pantas untuk melanjutkan laju itu. Jelas, kinerja kami sangat di bawah standar dan itu tidak cukup baik,” tambah Solskjaer.

“Kami memulai dengan gol yang sangat bagus dari Mason dan kami bisa mendapatkan satu gol lagi. Tapi permainan ceroboh membuat kami kebobolan gol pertama,”

Manchester United

Manchester United sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Mason Greenwood pada menit ke-19. Namun Leicester berbalik unggul lewat gol yang dicetak Youri Tielemans pada menit ke-31, Caglar Soyuncu pada menit ke-78.

United sempat menyamakan kedudukan lewat aksi Marcus Rashford pada menit ke-82, namun selang semenit Jamie Vardy kembali membawa Leicester unggul. Menit ke-90+1, Patson Daka membawa The Foxes menang 4-2.

Manchester United Memang Layak Kalah

Sementara itu, Paul Pogba menyebut timnya, Manchester United memang pantas mengalami kekalahan saat melawan Leicester City.

“Sejujurnya, kami telah mengalami permainan seperti itu untuk waktu yang lama,” kata Paul Pogba.

Paul Pogba: Manchester United Pantas Kalah

“Kami belum menemukan masalahnya. Untuk kebobolan gol yang mudah, gol bodoh dan para fasn akan selalu mendorong serta menekan kami,” tambah pemain asal Prancis tersebut.

“Kami harus lebih dewasa, saya pikir. Kami perlu bermain dengan lebih banyak pengalaman dan arogansi, dengan cara yang benar,”

“Kita perlu mengubah sesuatu. Kami benar-benar tidak tahu. Ini membuat frustasi karena itu adalah sesuatu yang tidak kami pahami. Tetapi kami garus mencari tahu dengan sangat cepat untuk kembali bersaing,” kata Paul Pogba.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img