Manchester United Muak dengan Serangan Rasial yang Masih Terjadi

BACA JUGA

gamespool
Manchester United Muak dengan Serangan Rasial yang Masih Terjadi 3

Football5star.com, Indonesia – Serangan rasial ditujukan kepada dua pemain Manchester United, Anthony Martial dan Axel Tuanzebe usai kekalahan 1-2 dari Sheff United beberapa waktu lalu. Serangan rasial ditujukan kepada dua pemain itu di platform media sosial.

Pihak Manchester United lewat laman resmi mereka, Sabtu (30/1/2021) mengaku muak dengan serangan rasial yang masih terjadi di sepak bola. “Semua orang di Manchester United sangat muak dengan pelecehan rasial yang diterima para pemain,”

Kritikan yang Ditujukan kepada Martial Berlebihan
- Advertisement -

“Kami sangat mengutuknya dan sangat menggembirakan melihat fans lain juga mengutuk seragan rasial itu di media sosial,”

“Manchester United tidak memiliki toleransi terhadap segala bentuk rasisme dan diskriminasi. Dan itu adalah komitmen jangka panjang untuk terus mengkampanyekannya melalui inisiatif All Red All Equal,”

- Advertisement -

“Mengidentifikasi idiot tak berotak tanpa nama itu tetap bermasalah. Kami mendesak platform media sosial dan otoritas regulasi untuk memperkuat langkah-langkah untuk mencegah perilaku ini terulang kembali,”

Sementara itu, pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer meyakini bahwa para pelaku serangan rasial kepada dua pemainnya bukan berasal dari fan United.

- Advertisement -

“Sungguh luar biasa kami masih menyaksikan pemandangan seperti ini, pelecehan semacam itu di 2021. Kami telah berkampanye lama dengan Premier League dan saya pikir itu berhasil, tapi masih ada saja beberapa orang yang belum memahaminya,” kata Solskjaer seperti dikutip Football5star.com dari The Sun.

“Mereka bersembunyi di balik media sosial, menjadi anonim, itu tidak dapat diterima dan ini jelas menjijikan. Mereka bukan fans Man United saat itu terjadi, anda mestinya merasa kasihan kepada orang-orang tersebut,” tambah pelatih asal Norwegia tersebut.

https://youtu.be/czzqekmhL0I
- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img