Mantan Rekan Yakin Kematian Diego Maradona Harusnya Bisa Dihindari

BACA JUGA

gamespool
Mantan Rekan Yakin Kematian Diego Maradona Harusnya Bisa Dihindari 3

Football5star.com, Indonesia – Mantan rekan Diego Maradona, Turco Garcia keluarkan pernyataan cukup kontroversial terkait kematian sang legenda. Menurut Garcia, sebelum wafat, Diego Maradona diculik dan seharusnya kematiannya bisa dihindari.

“Pendapat saya sama seperti biasanya. Dia diculik. Saya memilih enam panggilan telepon dengan Maradona. Saya memiliki rekaman bahwa dia mengatakan, ayo pergi dan makan daging ketika semua ini selesai,” kata Garcia di America TV, Jumat (5/2/2021).

Diego Maradona Menderita 8 Jam Sebelum Sakaratul Maut
- Advertisement -

“Ini sangat pribadi dan saya tidak peduli apa yang mereka katakan kepada saya, kematiannya seratu persen seharusnya bisa dihindari. Tidak ada defibrillator, tidak ada ambulan, dia tidak meminum pil utama untuk jantunya,” tambah eks pemain Vélez Sársfield tersebut.

Saat dipertegas ucapannya bahwa Maradona diculik sebelum meninggal dunia, Garcia mengatakan bahwa ia tak mendapat akses sama sekali saat legenda Napoli itu kesakitan.

- Advertisement -

“Mereka tidak mengizinkan saya berbicara dengannya. Saya mantan rekan satu timnya, itu sebabnya saya katakan dia diculik. Saya harap kebenarannya adalah sekarang. Kebeanran harus diketahui,” ungkap Garcia.

“Maradona alami depresi. Pandemi Corona memaksanya untuk dikurung di dalam rumah, semuanya menjadi berantakan. Saya pikir dia sedih, dia tidak sehat, seorang pria yang hiperaktif harus mengalami kondisi seperti itu”

- Advertisement -

25 November lalu, legenda sepak bola, Diego Maradona menghembuskan nafas terakhirnya. Banyak rumor soal sebab musabab yang membuat Maradona menghembuskan nafas terakhirnya.

Dari hasil pemerikasaan toksikologi pada tubuh Maradona tidak ditemukan alkohol ataupun zat obat-obatan terlarang lainnya. Namun dari laporan tersebut disebutkan bahwa Maradona meninggal dunia dengan kondisi yang sangat menyakitkan. Sebelum menghebuskan nafas terakhirnya, selama 6 sampai 8 jam Maradona mengalami kesakitan.

Dari hasil toksologi, di tubuh sang legenda hanya ditemukan obat yang memang diberikan oleh tim dokternya untuk mengobati fisik serta mental Maradona. Berdasar hasil toksologi, Maradona menderita masalah di ginjal, paru-paru serta liver.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img