Marco Rose Sebut Youssoufa Moukoko Belum Bisa Diharapkan

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Youssoufa Moukoko kerap disebut-sebut sebagai calon bintang Jerman pada masa datang. Namun, Marco Rose, pelatih Borussia Dortmund, menilai striker berdarah Kamerun itu bukanlah seorang fenomena yang bisa langsung diandalkan pada usia masih sangat muda.

Moukoko menjadi andalan lini depan Dortmund saat melawat ke markas Borussia Moenchengladbach pada spieltag ke-6 Bundesliga, Sabtu (25/9/2021). Dia dipasang sebagai starter karena dua mesin gol utama Die Schwarzgelben, Erling Haaland dan Marco Reus, absen gara-gara cedera.

Youssoufa Moukoko tak tampil apik saat Borussia Dortmund dikalahkan Borussia Moenchengladbach.
Getty Images
- Advertisement -

Akan tetapi, Moukoko mengecewakan. Dia tak memberikan ancaman berarti bagi lini pertahanan Die Fohlen yang digalang Matthias Ginter. Hanya 1 kali dia melepaskan tembakan. Itu pun melenceng dari sasaran. Tak heran bila Rose akhirnya mengganti sang striker dengan Ansgar Knauff pada menit ke-57.

Selepas pertandingan, Rose mengakui Moukoko belum bisa terlalu diharapkan untuk menggantikan Haaland. Namun, dia tak serta-merta menyalahkan sang striker. Menurut dia, kekalahan dari Gladbach terjadi karena banyak faktor yang membuat permainan Dortmund tak berjalan.

Youssoufa Moukoko Belum Cetak Gol

“Moukoko baru berumur 16 tahun. Semua orang memuji-muji dia, bersorak untuk dia. Itu tidaklah salah karena anak ini memang sangat bagus. Namun, dia juga butuh ruang dan waktu untuk berkembang,” urai Marco Rose soal Youssoufa Moukoko seperti dikutip Football5Star.com dari Sport1.

Rose menegaskan, Moukoko masih berada pada tahap awal sebagai pemain profesional. Artinya, salah besar bila dia dibebani ekspektasi tinggi untuk menjadi seorang fenomena. Mantan pelatih Gladbach itu mengatakan, “Kita tak bisa berharap keajaiban dari dia.”

Marco Rose menekankan bahwa Youssoufa Moukoko masih perlu waktu untuk menunjukkan kehebatannya.
Getty Images

Musim lalu, Moukoko menebar asa dengan mencetak 3 gol dalam 14 laga di Bundesliga. Dia pun menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah dalam umur 16 tahun 28 hari ketika Dortmund kalah 1-2 di kandang Union Berlin. Namun, dia masih mejan pada musim ini. Turun dalam 8 laga di semua ajang, dia belum mencetak gol.

Satu hal yang menarik, Youssoufa Moukoko mampu menunjukkan ketajamannya di timnas U-21 Jerman. Pada dua laga Kualifikasi Piala Eropa U-21, awal September lalu, dia selalu mencetak gol. Penyerang bertinggi 179 cm itu mencetak brace saat melawan San Marino dan 1 gol ketiak menghadapi Latvia.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img