Marquinhos: Final Copa America akan seperti Pertandingan Tinju

BACA JUGA

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Laga final Copa America 2021 masih 3 hari lagi. Namun, kedua tim sudah fokus pada laga superclassico tersebut. Buktinya, Marquinhos sudah mulai membahas laga timnas Brasil vs timnas Argentina itu. Dia meyakini laga di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, nanti akan berlangsung seperti pertandingan tinju.

Jangan salah, bukan berarti bek Paris Saint-Germain itu memprediksi pertandingan nanti akan dipenuhi kontak fisik dan baku hantam antarpemain. Dia mengatakan demikian karena menilai adu taktik akan sangat menonjol dan hasil akhir sangat mungkin ditentukan oleh sebuah kesalahan kecil.

- Advertisement -

“Laga nanti akan seperti pertandingan tinju. Tim harus mempersiapkan diri untuk semua aspek permainan. Siapa pun yang melakukan lebih sedikit kesalahan akan jadi juara karena laga nanti akan ditentukan oleh detail-detail terkecil,” urai Marquinhos seperti dikutip Football5Star.com dari Todo Noticias.

Sudah barang tentu, Marquinhos ingin timnas Brasil yang keluar sebagai pemenang. Dia pun sangat paham pertandingan superclassico selalu jadi pusat perhatian para pencinta sepak bola di seluruh penjuru dunia. “Dunia berhenti ketika pertandingan Brasil vs Argentina berlangsung,” kata dia.

Marquinhos Siap Kecewakan Messi Lagi

Pada pertandingan final Copa America 2021 nanti, Marquinhos juga tahu persis timnas Brasil seperti berhadapan dengan seluruh dunia. Pasalnya, lebih banyak orang yang menginginkan timnas Argentina yang merengkuh gelar juara demi menyempurnakan prestasi Lionel Messi.

Bagi Marquinhos, itu jadi tantangan tersendiri. Dia bertekad kembali membuat Messi kecewa. “Wajar saja bila orang-orang ingin Messi yang juara karena sejarahnya, juga karena segala yang telah direngkuhnya. Namun, kami akan coba mencegah dia meraih targetnya,” ujar eks bek AS Roma itu.

Marquinhos ingin membuat Lionel Messi kecewa lagi pada final Copa America 2021.
acefootball.com

Soal dahaga gelar, Marquinhos mengingatkan bahwa bukan hanya Lionel Messi yang merasakannya. Dia merujuk pada sosok Neymar yang tak ada di skuat Selecao pada Copa America 2019 karena cedera pergelangan kaki. Fakta itu, menurut dia, seolah dilupakan banyak orang.

Adapun soal tugasnya menghentikan La Pulga, bek andalan timnas Brasil itu mengungkapkan, “Menghentikan Messi dengan hanya satu pemain itu sulit. Kami butuh sistem pertahanan secara keseluruhan dan pelatih kami tahu persih caranya. Kami juga tak bisa hanya fokus kepada Messi karena semua pemain bisa membuat perbedaan.”

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

- Advertisement -

You Might also like

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img