Mauricio Pochettino Latih Messi, Beruntung atau Buntung?

BACA JUGA

Football5star.com, Indonesia – Mauricio Pochettino bikin pelatih lain jadi iri. Baru seumur jagung melatih di PSG, Mauricio Pochettino mendapat kesempatan melatih pemain terbaik dunia, Lionel Messi.

Kedatangan Lionel Messi ke PSG menjadilkan tim berjuluk Les Parisiens menjelma jadi tim terkuat di dunia. Di posisi penjaga gawang, ada kiper peraih gelar EURO 2020, Gianluigi Donnarumma. Di jantung pertahanan, ada pemain berpengalaman, Sergio Ramos.

- Advertisement -

Di sektor tengah ada pemain peraih titel Liga Champions bersama Liverpool, Georginio Wijnaldum. Di depan sudah jaminan mutu, ada Neymar, Kylian Mbappe, di tambah Lionel Messi menjadikan PSG bak Goliath di antara tim-tim Liga Prancis musim ini.

Nasser Al-Khelaifi - Paris Saint-Germain - Lionel Messi - @psg

Bahkan bisa dibilang PSG musim ini memiliki kekuataan lebih besar dibanding Real Madrid era Los Galaticos pada era 2000-an. Dengan kekuataan merata di semua lini, harusnya PSG bisa sampu gelar musim ini, termasuk gelar Liga Champions yang jadi dambaan sang pemilik klub, Nasser Al-Khelaifi.

- Advertisement -

Pertanyaannya kemudian, apakah Mauricio Pochettino mampu untuk bisa mengemban misi yang berat tersebut? Sebagi klub yang berambisi besar sejak dimilik Al-Khelaifi, PSG tak segan untuk memecat pelatih yang dianggap tak bisa memenuhi ambisi pemilik klub.

Carlo Ancelotti, Laurent Blanc, Unai Emery hingga Thomas Tuchel harus terdepak dari posisinya meski sudah memberikan gelar lokal. Dibanding pelatih seperti Ancelotti, Mauricio Pochettino adalah anak kemarin sore.

- Advertisement -

Sebelum melatih di PSG, prestasi terbaik Pochettino hanyalah membawa Tottenham Hotspur menjadi runner up Piala Liga Inggris dan Liga Champions 2018-19, capaian yang gagal jika melihat dari kacamata Al-Khelaifi.

Apa Pochettino sama sekali tak memiliki kemampuan untuk melatih pemain seperti Messi? Menurut jurnalis Spanyol, Axel Torres, pelatih asal Argentina itu termasuk sosok cerdas yang bisa mengatasi tekanan dengan baik.

“Pochettino adalah pelatih yang cerdas. Jika dia berada di kondisi tertekan, dia bisa mengatasinya dengan baik. Itu adalah kemampuan luar biasa untuk menghadapi keadaan,” ucap Torres seperti dikutip Football5star.com dari Cadena Ser, Rabu (11/8/2021).

“Terkadang dia selalu mengambil inisiatif, di sisi lain dia akan menunggu situasi. Adaptasi adalah ciri dari gaya melatihnya. Saya pikir dia akan membangum tim yang seimbang, di luar bakat ofensifnya,” tambah Torres.

Sisi Ofensif Pochettino

Saat masih melatih di Spurs dan Southampton, Pochettino dikenal sebagai pelatih dengan gaya menyerang. Seperti Pep Guardiola, Pochettino sangat senang jika anak asuhnya mampu menguasai bola lebih banyak. Hal positif yang sangat menguntungkan dirinya dan Messi.

Menilik dari gaya permainannya di Spurs, Pochettino pun sama dengan Guardiola yang selalu membangun serangan dari kaki ke kaki dari lini pertahanan. Mirip gaya tiki taka.

Mauricio Pochettino Latih Messi, Beruntung atau Buntung?
Marca

Jika di Spurs, Pochettino mengandalkan Toby Alderweireld untuk membanyn serangan. Maka di PSG, Sergio Ramos menjadi pemain kuncinya. Pochettino akan selalu bersandar pada possession, operan-operan pendek, dan pressing tinggi.

Yang harus diperhatikan saat Pochetino menerapkan ofensif ialah resiko untuk pemainnya kehilangan bola. Dan biasanya ia akan menerapkan taktik counterpressing. Pada kondisi inilah peran dari full back anyar Achraf Hakimi menjadi penting.

Hakimi harus segera berlari turun menutup ruang kosong saat pemain lain kehilangan bola. Yang menjadi sedikit berbeda dari gaya melatih Pocchetino ialah dirinya tak suka pemainnya bermain melebar. Baginya, menjaga jarak sekecil mungkin akan membuat lapangan menjadi sempit.

Dengan gaya seperti itu, sosok Messi akan sangat diperlukan Pochetino. Karena pelatih Argentina ini lebih suka menyebut sayapnya tersebut sebagai penyerang yang melebar.

Koneksi Newell’s Old Boys

Salah satu keunggulan Pochettino melatih Messi ialah koneksi Newell’s Old Boys. Keduanya sama-sama pernah bermain di klub Argentina tersebut. Selain itu, keduanya pun sama-sama mengawali kariernya di kota Barcelona. Poche mengawali karier sepak bolanya di Eropa di Espanyol, klub tetangga Barcelona.

Mauricio Pochettino Latih Messi, Beruntung atau Buntung__
@thespursweb

Sama-sama pernah dan sampai sekarang mengagumi Newell’s Old Boys jadi nilai plus tersendiri untuk Poche melatih Messi. Beberapa waktu lalu, Mauricio Pochettino juga sempat mengungkap bahwa dirinya akan sangat tertantang jika bisa melatih La Pulga.

“Tantangan terbaik yang dimiliki oleh seorang pelatih adalah melatih Messi. Leo memenuhi syarat untuk menjadi nomor satu di liga mana pun di dunia,” ucap Poche pada September 2020.

“Ke mana pun dia pergi, dia akan menjadi yang terbaik,” tegas Mauricio Pochettino.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img