Mauricio Pochettino Tak Mau Langsung Forsir Mauro Icardi

BACA JUGA

gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Mauro Icardi mencuri perhatian saat Paris Saint-Germain menang 3-0 atas Brest, Minggu (10/1/2021) dini hari WIB. Diturunkan Maurico Pochettino pada babak kedua, striker Argentina itu membuat satu gol dan satu assist bagi PSG.

Pada laga PSG di Stadion Parc des Princes itu, Icardi baru diberi kesempatan tampil pada menit ke-65. Pochettino memasukkan pemain didikan La Masia itu sebagai pengganti Moise Kean, sang pencetak gol pertama.

- Advertisement -

Icardi yang tampil terakhir di pentas Ligue 1 pada 28 November 2020 tak menyia-nyiakan kepercayaan dari Pochettino. Pada menit ke-81, dia menyambar umpan cutback Kylian Mbappe dengan tendangan terarah yang berbuah gol kedua PSG.

https://twitter.com/PsgAlger/status/1348033088237023245

Hanya dua menit berselang, melalui sebuah serangan yang dibangun dari belakang, PSG mencetak gol ketiga. Icardi berkontribusi dengan umpan tumitnya yang disambar tendangan Pablo Sarabia.

Performa apik Icardi tak lepas dari pengamatan Pochettino. Namun, sang pelatih tak mau memberikan tekanan. Dia bahkan mengisyaratkan tak akan memforsir sang penyerang yang baru kembali dari cedera.

“Kami harus pelan-pelan. Mauro baru kembali dari cedera berat. Dia sudah bekerja keras. Sedikit demi sedikit, dia kembali ke tim dan bersaing. Untuk dia, juga Pablo (Sarabia), mencetak gol sangat bagus bagi kepercayaan diri. Namun, kami harus tetap bersabar,” urai Mauricio Pochettino seperti dikutip Football5Star.com dari Le Parisiens.

Icardi Buat Pochettino Pusing

Mauro Icardi mencetak satu gol dan satu assist pada kemenangan pertama Mauricio Pochettino bersama PSG.
footmercato.net

Meskipun demikian, Mauricio Pochettino mengakui performa apik Mauro Icardi pada laga PSG vs Brest akan membuat dirinya kian pusing. Hal itu terkait penentuan susunan pemain untuk laga berikutnya. “Saya menduga semua pemain akan membuat saya kesulitan dalam menentukan starting XI,” ujar dia.

Khusus Icardi, Pochettino dihadapkan pada pilihan sulit. Pasalnya, Moise Kean juga tak tampil buruk. Dalam dua laga awal kepemimpinan Pochettino di PSG, dia selalu mencetak gol. Saat melawan St-Etienne, gol eks pemain Juventus itu bahkan menyelamatkan Les Parisiens dari kekalahan.

Persaingan Kean dengan Mauro Icardi pada pekan-pekan ke depan akan sangat menarik untuk ditunggu. Sebagai pemain yang lebih berpengalaman, Icardi tentu ingin kembali merebut posisi inti seperti pada awal musim ketika PSG masih ditangani Thomas Tuchel.

[better-ads type=’banner’ banner=’156437′ ]

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img