Menelaah Arti Maskot Tim-Tim yang Mentas di J-League

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Maskot, merupakan sebuah identitas yang memiliki arti serta gambaran dari sebuah klub, termasuk di J-League. Tim-tim di kasta teratas LIga Jepang itu memiliki maskot yang sebagian besar digambarkan dalam seekor hewan.

- Advertisement -

Pencinta sepak bola Indonesia tentu tak asing dengan maskot. Persib Bandung contohnya yang memilkiki maskot bernama Prabu yang merupakan akronim dari Pangeran Biru digambarkan dalam diri maung atau harimau.

Nah, untuk tim-tim J-League ternyata juga memiliki maskot tersendiri. Maskot tak hanya digunakan sebagai ajang promosi dan mencari keuntungan dari penjualan pernik-pernik berbau maskot yang lucu, tetapi juga sudah jadi bagian dari identitas tim. Hal tersebut membuat hampir semua klub J-League memiliki maskot unik yang menggambarkan jati diri klub.

Berikut Maskot-Maskot dari tim J-League:

Hokkaido Consadole Sapporo – Dole-kun

Dole-kun artinya ialah burung hantu dari Utara yang terus mengawasi langit Sapporo. Burung hantu ini adalah Blakiston’s fish owl (Bubo blakistoni). Burung hantu yang pertama kali ditemukan di Hokkaido, endemik di daerah sana, dan merupakan spesies burung hantu terbanyak di Jepang.

Urawa Red Diamonds – Redia

Redia memiliki makna ‘Melindungi berlian merah di Urawa’. Berlian dan nama red diamonds diambil dari logo mereka sebelumnya, saat masih bernama Mitsubishi yang memiliki tiga diamond alias tiga berlian.

Selain Redia, Urawa Reds juga memiliki serigala lain bernama Friendia, dan juga serigala kembar Schale dan Diarra yang lahir saat mereka kali pertama juara J-League.

Kashima Antlers (Shikao)

Shikao dalam bahasa Jepang bermakna heran Rusa yang dicintai fans Kashima Antlers. Antlers diambil dari nama kota mereka. Kashima, yang berarti ‘Pulau Rusa’. Rusa jantan identik memiliki tanduk atau dalam bahasa Inggris, Antlers.

Vissel Kobe (Movi)

Klub yang diperkuat oleh Andres Iniesta ini punya maskot bernama Movi yang memiliki arti sebagai, ‘Sapi yang percaya diri’. Jepang memang bisa dibilang sebagai rumah para sapi. Meningat Kobe merupakan kota yang terkenal di dunia karena daging sapi yang berkualitas. Daging sapi Kobe adalah salah satu daging sapi wagyu paling terkenal di dunia, membuat Kobe identik dengan sapi.

Nagoya Grampus (Grampus-kun)

Grampus-kun adalah paus pembunuh terkenal dari J-League. Dalam Bahasa Jepang hewan ini disebut ‘Sachi’. Maskot ini dipilih oleh Nagoya Grampus karena melambangkan hewan mistis yang mencintai dan melindungi Kastil Nagoya. Selain Grampus-kun, klub ini juga memiliki maskot lain yakni Grara, Grampus-kun Jr, dan Grampako-chan.

Cerezo Osaka (Lobby)

Maskot Cerezo Osaka adalah Lobby, seekor serigala liar. Dia punya ibu bernama Robinha dan adik laki-laki bernama Robita. Mereka berasal dari Spanyol.

Shimizu S-Pulse (Pal-chan)

Maskot mereka mimiliki makna ‘Percikan semangat dari Shimizu dan energi dari S-Pulse’. Seekor kelinci yang memiliki telinga seperti sayap, melambangkan para pemain yang terbang dengan cepat di lapangan. Namanya diambil dari Bahasa Inggris ‘Pal’ alias teman.

Vegalta Sendai (Vegatta)

Memiliki makna ‘Elang emas dari Sendai’, Vegatta diambil dari logo klub yang juga memiliki elang emas.

Kashiwa Reysol (Rey-kun)

‘Raja muda matahari dari Kashiwa’, itu lah makna dari maskot Kashiwa Reysol. Nama Reysol diambil dari gabungan dua kata bahasa Spanyol, Rey dan Sol, yang berarti ‘Raja Matahari’. Nama ini diambil karena perusahaan pendiri, Hitachi, sering dikait-kaitkan dengan matahari.

Shonan Bellmare (King Bell I)

Maskot King Bell I memiliki makna ‘Keluarga kerajaan dari lautan, membawa energi ke Bellmare, jangan main-main dengan Raja Air’. Shonan adalah sebutan untuk daerah pantai sepanjang Teluk Sagami, termasuk juga Hiratsuka, kota tempat klub J-League ini berasal. Desain King Bell I diambil dari dewa Yunani, Poseidon, dengan tridente miliknya.

Sagan Tosu (Wintosu)

‘Burung Magpie’, burung resmi prefektur ini, nama maskot ini menunjukkan bahwa tiga poin adalah segalanya. Sagan Tosu juga memiliki gambar burung Mata-putih Jepang (Zosterops japonica) di logo mereka, yang merupakan burung resmi Kota Tosu.

Yokohama FC (Fulimaru)

Maskot ini bermakna ‘Burung Phoenix dari Yokohama’. Pendiri klub ini dulu mendirikan Yokohama Fulie Sports Club yang kemudian membentuk Yokohama FC. Akhiran ‘maru’ adalah tambahan kata yang biasa ditemukan di nama-nama orang Jepang.

Kawasaki Frontale (Fron-Ta)

Fronta ialah seorang pemimpin. Lumba-lumba ini makin terbiasa merayakan gelar juara akhir-akhir ini’. Lumba-lumba menunjukkan bahwa Kawasaki adalah kota pelabuhan.

Yokohama F. Marinos (Marinos-kun)

‘Burung camar pencinta sepak bola yang sensasional dari Yokohama’, begitulah kira-kira makna maskot tersebut. Burung camar menunjukkan identitas Yokohama sebagai kota pelabuhan. Nama Marinos diambil dari bahasa Spanyol yang berarti Pelaut. Marinos-kun punya keponakan bernama Marinosuke.

Gamba Osaka (Gamba Boy)

Makna maskot ini adalah ‘Seorang anak yang memegang petir’. Melambangkan sebuah tim yang selalu siap untuk menyambar lawan, juga menajdi maskot yang tampak tak pernah menua. Petir dalam maskot klub J-League ini sebenarnya menunjukkan listrik dari perusahaan pendiri klub ini, Matsushita Electric yang kini sudah berganti nama jadi Panasonic.

F.C.Tokyo (Tokyo Dorompa)

Maskot ini adalah Tanuki yang berwarna merah dan biru yang memberi semangat kepada sepak bola di ibu kota Jepang. Tanuki adalah sebutan hewan anjing rakun oleh masyarakat Jepang. Tanuki digambarkan dalam cerita rakyat Jepang sebagai makhluk yang nakal, kocak, riang gembira, serta pandai menyamar dan berubah bentuk.

Oita Trinita (Neetan)

Memiliki makna ‘Kura-kura lucu dengan cangkang bola’. Prefektur Oita memang terkenal dengan keindahan lautnya, termasuk kura-kura yang banyak berenang di sana. Neetan memiliki huruf T di dadanya dan peta Prefektur Oita di punggungnya.

Sanfrecce Hiroshima (Sancce dan Frecce)

Sanfrecce Hiroshima punya maskot berwujud beruang hitam berpakaian ungu yang berkeliaran di bukit sekitar Hiroshima dan di lapangan sepak bola sejak awal 90-an. Beruang hitam Asia memang merupakan salah satu hewan yang terkenal dari Hiroshima.

Tokushima Vortis (Vorta-kun dan Tis-chan)

Vorta-kun dan Tis-chan adalah sepasang tanuki yang sangat luar biasa.

Avispa Fukuoka (Avie-kun)

Avie-kun merupakan salah satu hewan menyengat yang berkeliaran di daerah lokal, dengan harapan tim mereka menyengat lawan seperti tawon. Avispa dalam bahasa Spanyol berarti tawon, dan menjadi asal-usul nama klub dari Fukuoka ini. Avie-kun punya istri bernama Vivi.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img