Mengenal Wanita Cantik yang Setia Dampingi Asnawi Mangkualam di Korea

Mengenal Wanita Cantik yang Setia Dampingi Asnawi Mangkualam di Korea 7

Football5star.com Indonesia – Nama Hana-yeon mulai dikenal segelintir suporter sepak bola Indonesia. Pasalnya, dalam beberapa laga terakhir Ansan Greeners, wanita cantik asal Korea Selatan selalu setia mendampingi Asnawi Mangkualam.

Hana-yeon dipekerjakan sebagai penerjemah pribadi Asnawi Mangkualam sejak pertandingan melawan Jeonnam Dragons (11/4). Dalam laga K League 2 yang digelar di Stadion Ansan Wa itu, Ansan Greeners menelan kekalahan 0-1.

- Advertisement -

Dalam kesempatan tersebut, Hana-yeon mendapat kesempatan perdana untuk menemani Asnawi Mangkualam. Apalagi, pada pertandingan itu hadir pula pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Alhasil, wanita yang karib disapa Luna tersebut bertugas pula sebagai penyambung lidah Shin Tae-yong dengan Asnawi Mangkualam. “Karir baru! Pengalaman baru!???? Jd translator untuk bintang sepak bola Indonesia, asnawi dan pelatih timmas Indonesia, Shin tae yong,” tulis Hana-yeon dalam unggahan di instagram pribadinya @nayeonlunaha.

Instagram @nayeonlunaha

Akibat unggahan foto dirinya bersama Shin Tae-yong dan Asnawi Mangkualam, kolom komentar ramai dibanjiri warganet asal Indonesia. Sebagian besar memuji dan berterima kasih kepada Hana-yeon atas dedikasinya mendampingi Asnawi.

“Sukses selalu Luna????????????,” tulis @inetnaida. “Kamsahamnida ???????? tuk Hana Yeon yang mendampingi Asnawi sbagai translator nya.. mantap dah ????????,” tambah akun @alvinlioe_92.

“Selamat kak..semoga Asnawi bisa main juga di liga 1 korea,” sebut pemilik akun @heru_hadi_nugroho.

Berkat Vlog, Hana-yeon Diserbu Warganet Indonesia

Selain mengunggah di instagram, Hana-yeon pun rutin merekam aktivitas selama menjadi penerjemah Asnaw Mangkualam. Dia mengunggah video di channel youtube pribadinya LUNAlog 루나로그 yang kini memiliki 4.570 subscribers.

Total sudah ada dua video tentang Asnawi Mangkualam yang diunggahnya. Pertama ketika debutnya pada laga melawan Jeonnam Dragons, lalu pertandingan berikutnya di kandang Bucheon FC 1995.

Video ketika Hana-yeon menemani Asnawi dan Shin Tae-yong sudah ditonton lebih dari 166 ribu, lalu ketika tandang ke Bucheon FC disaksikan 20 ribu. Dalam dua vlog tersebut, Luna mengisahkan sejak dirinya menyetir mobil sendiran dari rumahnya di Seoul menuju lokasi pekerjaan.

Demi menjalankan tugas sebagai penerjemah Asnawi Mangkualam, Hana-yeon terpaksa meninggalkan bayi kecilnya bersama sang suami. Kebetulan, tugas menemani Asnawi kerap dilakukan hanya pada akhir pekan, ketika sang suami libur dari pekerjaannya.

“Berkat beranda youtube saya jadi tau kamu semangat terus kak buat bantu2 asnawi banyak belajar budaya dan keseharian kehidupan orang korea selatan pada umumnya,” tulis akun @bryananda19 di instagram Hana-yeon.

Instagram @nayeonlunaha

Di antara vlog yang diunggah di youtube, ada satu ucapan menarik yang terlontar dari mulut wanita yang pernah bekerja sebagai penerjemah bahasa Korea di Indonesia itu. “Ular melingkar di pagar,” sebut dia mencoba menenangkan rasa gugupnya.

“Pas aku jadi translator OJK atau bank-bank Korea di Indonesia enggak segugup kayak sekarang. Karena kan banyak orang Indonesia suka sama Mas Asnawi, aku harus bagus translating-nya biar bantu dia komunikasi dengan orang Korea. Jangan sampai orang Korea salah paham. Aku mau jadi jembatan Mas Asnawi dengan fan-fan dari Korea,” ucap Hana-yeon di salah satu videonya.

Berkat kepiawaian Hana-yeon sebagai pendamping Asnawi Mangkualam, Ansan Greeners bahkan beran mengontraknya untuk semusim penuh. Alhasil, dalam setiap pertandingan Asnawi, Hana-yeon akan selalu setia mendampingi.

- Advertisement -