Ramadhan Sananta, Berawal dari Timur Sumatera, Bersinar di Indonesia Timur

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Ramadhan Sananta menjadi salah satu pemain di Liga 1 2022-23 yang berhasil mencuri perhatian. Ia mampu tampil tajam bersama PSM Makassar dan mendapat panggilan pertamanya untuk membela timnas Indonesia.

Sananta lahir di Kabupaten Lingga pada November 2002 dan memulai karier profesionalnya bersama klub lokal, PPLP Kepulauan Riau. Ia kemudian sempat menimba ilmu bersama Asian School Football U-18 pada 2019 lalu.

Ramadhan Sananta - PSM Makassar - Timnas Indonesia - @m.ramadhansn 3
instagram.com/psm_makassar
- Advertisement -

Bakat besar Sananta tercium oleh klub Liga 3, PS Harjuna Putra. Bersama klub asal Sumatera Utara itu, Sananta tampil gemilang dengan catatan sembilan gol dari 12 penampilan.

Ia pun langsung naik level ke Liga 1 dan meneken kontrak bersama Persikabo 1973 di paruh kedua musim 2021-22. Ia melakoni debut di Liga 1 bersama Persikabo 1973 dan mengakhiri musim lalu dengan catatan empat penampilan.

- Advertisement -

Walaupun tidak mampu mencetak gol bersama Persikabo, Sananta sukses mencuri perhatian PSM Makassar. Juku Eja pun berjudi dengan memberi Sananta kontrak sebelum musim 2022-23 digelar.

PERJUDIAN PSM BERSAMA RAMADHAN SANANTA BERBUAH MANIS

Kepindahan Sananta ke PSM tidak mencuri banyak perhatian. Pasalnya, Sananta masih belum banyak dikenal para suporter sepak bola Indonesia hingga beberapa bulan lalu.

- Advertisement -

Juku Eja pun tidak segan-segan memberi Sananta nomor punggung 9. Biasanya, klub-klub Liga 1 memberikan nomor punggung keramat itu kepada penyerang asing, bukan bomber lokal yang belum teruji di kasta teratas.

Ramadhan Sananta - PSM Makassar - Timnas Indonesia - @m.ramadhansn 2
instagram.com/m.ramadhansn

Perjudian PSM dengan Sananta berbuah manis. Sananta memiliki andil yang cukup besar di balik keberhasilan Juku Eja mencatat rekor unbeaten dalam 10 pertandingan Liga 1 2022-23.

Tidak cuma itu, Sananta juga mampu bersaing dengan penyerang asing milik Juku Eja, Kenzo Nambu dan Everton Nascimento. Sananta selalu dipercaya tampil sebagai starter pada lima pertandingan terakhir PSM dan pemain 19 tahun itu mampu mencetak tiga gol.

Kini, kita semua akan sama-sama menyaksikan aksi Sananta bersama timnas Indonesia senior. Apakah Sananta akan bisa menularkan ketajamannya bersama PSM ke timnas? Hanya waktu yang bisa menjawab.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img